Header Ads

Peringati Kemerdekaan RI, Kemen BUMN Bedah Rumah untuk Para Veteran di Maluku

Baturaja Radio - Kemerdekaan Indonesia tak terlepas dari jasa pejuang. Untuk menghargai jerih payah pejuang dalam merebut kemerdekaan, BUMN dan Kodam XVI/Pattimura memberikan buah kasih berupa perbaikan rumah bagi para veteran yang ada di Maluku dan Maluku Utara.

Program Bedah Rumah yang dilakukan Kementerian BUMN salah satunya untuk veteran baik dari PNS dan TNI yang ada di jajaran Kodam Pattimura. Dari 1.700 rumah untuk seluruh veteran di Indonesia, sebanyak 116 tahun ini dibangun di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Rumah-rumah veteran yang mendapat bedah rumah kondisinya sudah tidak layak huni. Untuk di Maluku dan Maluku Utara, BUMN yang memberi bantuan CSR adalah PT Bank Mandiri dan Pelindo IV. Setidaknya ada 100 BUMN yang terlibat dalam program bedah rumah Kementerian BUMN.

"Di 34 Provinsi, ada 1.700 rumah untuk bapak dan rekan-rekan. Di Maluku dan Maluku Utara ada 116 rumah. Harapannya 2-3 tahun bedah rumah bisa terus dilakukan," ungkap Sekretaris Menteri BUMN Iman A Putro.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara peresmian salah satu rumah veteran yang masuk dalam program Bedah Rumah di Desa Stain, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Selasa (16/8/2016). Yakni rumah veteran yang merupakan personel satuan Raider pertama, Labolo Darlauw.

Dalam program bedah rumah ini, BUMN bekerja sama dengan Kodam Pattimura. Pembangunan dilakukan oleh prajurit zeni kodam dan Pangdam Pattimura Mayjen Doni Monardo mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Kementerian BUMN serta PT Bank Mandiri dan Pelindo IV atas perhatiannya kepada veteran.

"Tahun lalu sebanyak 17 unit rumah dari Pelindo III. Tahun ini total 116 untuk veteran Kodam dari Pelindo dan Bank Mandiri, 25 jatuhnya untuk Pemprov. Jadi total 141 rumah. Seluruhnya jadi 158 unit," ujar Doni di lokasi yang sama.

Jika total 1.700 untuk 34 Provinsi, hampir 10 persen dari program bedah rumah diperuntukkan bagi veteran di Maluku dan Maluku Utara. Itu berarti, kata Doni, Kodam Pattimura mendapat porsi yang cukup besar.

"Kami sampaikan terimakasih sebesar-besarnya. Di wilayah Maluku dan Maluku Utara veteran kurang lebih 3.000 orang. Karena saat Trikora, sebagian besar pendukungnya dari Kodam Pattimura," tuturnya.

"Dengan sisa waktu yang ada, Kementerian BUMN akan menyelesaikan, ini sangat mulia. Zidam saya pesan harus betul-betul maksimal membangun, walau dengan biaya murah, tapi mutu dan kualitas juga memuaskan," lanjut Doni.

Dalam kesempatan itu, sejumlah veteran berbagi kisah perjuangan mereka. Terutama dari purnawirawan yang terlibat dalam operasi Trikora pembebasan Irian Barat. Para pejuang ini mengisahkan perjuangan mereka melawan Belanda, tak sedikit luka tembak yang mereka alami. Mereka juga harus kehilangan rekan-rekan seperjuangan yang gugur dalam pertemuan pada era 1960-an tersebut.

Pimpinan Legiun Veteran RI untuk Maluku dan Maluku utara, Edy Oentoro, mewakili veteran-veteran yang mendapat perbaikan rumah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengaku awalnya merasa risih karena veteran seolah-olah dimanjakan.

"27 Juli saya diundang Pangdam di Kodam karena akan ada kesepakatan kerjasama dengan BUMN. Saya tanya ke anak-anak muda dari Mandiri kenapa kami dimanjakan?" ujar Edy.

"Mereka bilang 'karena perjuangan bapak-bapak (veteran) ini, kita sekarang bisa jadi begini'. Oh jadi kami tidak dimanjakan, tetapi dihargai. Seperti kata Bung Karno Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang menghargai pahlawannya," tambah pria asal Solo itu.

Meski asli Jawa, Edy sudah 50 tahun tinggal di Maluku dan ikut dalam perjuangan Trikora. Di usianya yang sudah menginjak 86 tahun, mantan prajurit zeni tempur tersebut masih tetap beraktivitas aktif dan dengan semangat menjadi komandan para veteran Kodam Pattimura.

"Terima kasih bapak Pangdam karena mengerahkan pasukannya untuk merehab rumah-rumah ini. Ada bedah rumah, gigi saya juga dibedah. Sama Pangdam didatangkan dokter, sekarang tinggal nunggu (gigi palsu) jadi, " ucap Edy sambil berkelakar.

"Tujuannya untuk motivasi yang lain. pak Edy usia sudah 86 tapi masih menanam, naik motor," timpal Pangdam Pattimura.

Sementara itu Direktur Utama PT Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo yang hadir dalam acara ini mengatakan program CSR diberikan kepada veteran sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan mereka dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. Simbol pemberian kunci pun diberikan sekaligus suntuk menyambut HUT RI ke-71.

"Semoga tahun depan akan lebih banyak lagi. Bersama Panglima Kodam kami sudah berkomitmen. Karena kita ada di sini berkat perjuangan bapak dan ibu," sebut Kartika.

Sebanyak 116 unit yang mendapat bedah rumah tahun ini terbagi di Pulau Ambon, Pulau Haruku, Pulau Saparua, Pulau Seram, Kota Tual, Dan Pulau Selaru. Dengan 100 unit oleh PT Bank Mandiri, dan 16 unit oleh PT Pelindo.(detik)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.