Header Ads

Perkenalkan Wisata, OKU Timur Gelar Lomba Biduk Tradisional

Baturaja Radio - Ribuan masyarakat Kabupaten OKU Timur memadati tepian Sungai Komering Selasa (16/8) menyaksikan lomba Biduk Tradisional (Bidar) yang digelar setiap tahun oleh dinas pariwisata dan kebudayaan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-71.

Ribuan masyarakat yang hadir terlihat antusias menyaksikan peserta lomba biduk yang berusaha mendayung sekuat tenaga untuk mencapai finish yang telah ditentukan oleh panitia. Para penonton yang sebagian besar sudah memadati tepian Sungai Komering terlihat memilih untuk menyaksikan dari atas jembatan.

Lomba biduk tradisional yang digelar setiap tahun tersebut diikutu oleh 36 grup biduk yang terdiri dari 15 biduk dari SKPD dan 21 biduk berasal dari umum yang merupakan masyarakat dan sejumlah organisasi kepemudaan.

“Lomba biduk ini selain untuk memeriahkan HUT RI juga untuk memperkenalkan budaya masyarakat yang masih menggunakan biduk. Namun yang tidak kalah penting adalah memperkenalkan sungai komering yang memiliki keindahan yang bisa dinikmati dengan mudah karena berlokasi di dekat kota,” ungkap kepala badan pariwisata Drs Hendri MM ketika dikonfirmasi.

Menurut Hendri, setiap tahun pihaknya terus menggelar kegiatan serupa dengan tujuan untuk mensosialisasikan budaya dan wisata lokal yang bisa menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat baik di OKU Timur maupun yang berasal dari luar daerah.

“Sungai Komering ini bisa dijadikan salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian masyarakat. Hanya perlu sedikit polesan dan pengelolaan yang serius sehingga bisa menjadi lokasi wisata yang kerap dikunjungi masyarakat,” katanya.

Jika Sungai Komering menjadi salah satu pusat wisata kata dia, maka pengunjung bisa menikmati berbagai keindahan mulai dari dengan cara menaiki perahu, memancing hingga menyelam di sungai yang merupakan salah satu warisan budaya yang belum dikelola dengan maksimal.

“Padahal jika dikelola dengan maksimal maka OKU Timur bisa memiliki wisata yang berada di pinggir jalan. Pastinya akan ramai dikunjungi karena selain lokasi yang dekat juga jarak tempat dari jalan utama tidak memakan waktu,” jelasnya.

Sementara Arif (24) warga Martapura menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan pemerintah setiap tahunnya dengan menggelar lomba biduk dalam rangka memperkenalkan budaya dan wisata OKU Timur. Namun kata dia, setelah lomba biduk tersebut pengelolaan tepian sungai komering perlu lebih diperhatikan agar bisa menarik wisatawan baik lokal maupun luar daerah.

“Hanya perlu polesan sedikit sehingga menjadi salah satu tujuan wisata, pembangunan taman dan tempat-tempat untuk beristirahat bisa menjadi tahap awal dari pembangunan tempat wisata tersebut,” katanya.(tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.