Header Ads

Anggaran Dipangkas, Disdik Sumsel tak Bangun Sekolah Baru

Baturaja Radio - Dinas Pendidikan Sumatera Selatan menastikan tidak ada pembangunan sekolah baru di Sumatera Selatan. Hal ini karena adanya pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat.
 
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo, mengatakan, pemangkasan anggaran tampaknya berpengaruh ke seluruh aspek. Khususnya ruang lingkup pendidikan, pada 2017 mendatang dipastikan di Sumsel tidak akan ada pembangunan sekolah baru.

"Saat ini anggaran pendidikan untuk di Sumsel masih dibahas oleh badan anggaran (banggar) DPRD Sumsel, dipastikan dampak dari pemangkasan anggaran tersebut membuat pihaknya harus menekan pengeluaran anggaran pendidikan," ujarnya.

Widodo menambahkan, meskipun kategori Sumsel mendesak kekurangan sekolah, tidak akan ada pembangunan sekolah baru di Sumsel. "Akan kita siasati, mengingat pemangkasan anggaran yang mempengaruhi untuk kebutuhan pendidikan di Sumsel," ujarnya.

Lanjutnya, tidak hanya pembangunan sekolah baru saja yang ditiadakan, pengadaan mebeler (kursi, meja) di sekolah pun ditiadakan. "Selain itu pengadaan alat peraga juga ditiadakan dan pelatihan bagi guru juga di stop sementara," ungkapnya.

Dijelaskan Widodo, terkait program sekolah gratis dan kuliah gratis tetap akan berjalan dan akan terus dimaksimalkan. "Hanya saja, program beasiswa di Sumsel akan kita hentikan sementara, mengingat anggaran yang tidak bisa memenuhi untuk menerima program beasiswa pendidikan di Sumsel," katanya.

Ia menambahkan, saat ini untuk riil angka alokasi dana pendidikan di Sumsel masih dalam tahap pembahasan di DPRD. "Alokasinya 25 persen dari APBD Provinsi, untuk jumlah pasti belum diputuskan," ujar Widodo.

Ia berharap, meskipun anggaran pendidikan akan menurun tetapi pihaknya tetap akan memaksimalkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. "Ya, tidak ada alasan. Meskipun anggaran dipangkas, pendidikan harus tetap dimaksimalkan," ujarnya.(http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.