Header Ads

M Fariz Athallah Yudha Dapatkan Kartu Identitas Anak (KIA) Pertama dari Eyangnya

Baturaja Radio - M Fariz Athallah Yudha (2,2 tahun) menjadi batita pertama yang mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA) saat launching KIA bertepatan dengan HUT pramuka ke-55 dan rangkaian kegiatan HUT RI ke-71 di Halaman Kantor Pemkab OKU Timur Minggu (14/8/2016).
Dengan mengenakan rompi biru Fariz, Cucu Bupati OKU Timur HM Kholid MD tersebut terlihat melayangkan senyum kepada eyangnya sambil menerima Kartu KIA yang diberikan kepadanya.
Usai menerima Kartu Identitas Anak tersebut, Fariz terlihat langsung mengalihkan pandangannya kepada sejumlah juru foto dan wartawan yang ada, dengan sesekali melihat wajah Bupati OKU Timur yang tersenyum dan mengajaknya untuk berfoto bersama.
“Mana kartunya tunjukkan biar di foto,” kata Kholid kepada cucunya tersebut sambil tersenyum.
Kabupaten OKU Timur merupakan yang pertama kali yang melakukan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) yang dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan HUT RI ke-71 dan HUT pramuka ke-55 tahun 2016 Minggu (14/8/2016).
Launching KIA tersebut dilaksanakan usai mengikuti Upacara peringatan HUT Pramuka di Halaman Kantor Bupati OKU Timur yang disaksikan oleh ratusan peserta upacara dan sejumlah kepala SKPD dan tamu undangan yang hadir.
Bupati OKU Timur usai menjadi pembina upacara HUT pramuka langsung melaunching kartu KIA terhadap 20 anak yang masih berusia dibawah 17 tahun kurang satu hari.
Launching pertama kali diserahkan kepada M Fariz Athallah Yudha yang baru berusia 2,2 tahun.
Menurut Kholid, OKU Timur merupakan salah satu kabupaten pertama yang melaunching KIA di Provinsi Sumsel dengan target pencetakan tahun 2016 sebanyak 100 ribu anak yang berusia 0-17 tahun.
Pemerintah melalui dinas kependudukan capil, kata dia, optimis pencetakan akan terpenuhi mengingat KIA tersebut sangat penting.
“Diharapkan juga kepada seluruh masyarakat yang memiliki anak usia 0-17 tahun untuk dapat melakukan pencetakan KIA sebagai salah satu administrasi kependudukan yang tidak kalah penting dengan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta identitas diri lainnya,” katanya.(*)
(http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.