Banner

Banner
Pemkab OKU

Kemeriahan Asia Afrika Festival 2019 Gaungkan Solidaritas untuk Palestina


Kemeriahan Asia Afrika Festival 2019 Gaungkan Solidaritas untuk Palestinabaturajaradio.com - Asia Afrika Festival (AAF) 2019 berlangsung meriah. Ribuan masyarakat memadati Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, untuk menyaksikan berbagai suguhan menarik pawai dalam acara tersebut. 

AAF 2019 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Konferensi Asia Afrika ke 64. Pada tahun ini sebanyak 19 perwakilan negara sahabat di kawasan Asia Afrika ikut memeriahkan event tahunan ini. 

Memulai acara, wali Kota Bandung Oded M Danial bersama para delegasi dari negara sahabat seperti Jepang, Irak, Palestina, Sudan, Libia, Laos, Zimbabwe, Maroko, Kuait, Mesir, Afrika Selatan, Tunisia mengikuti solidarity walk.



Aksi solidarity walk itu menjadi bentuk dukungan negara Asia Afrika untuk kemerdekaan negara Palestina.

Dimulai sekitar pukul 08.30 WIB para delegasi berjalan dari Pendopo Jalan Dalem Kaum menuju Palestina Walk yang lokasinya berdekatan dengan monumen bola dunia. Di lokasi tersebut para delegasi bersama Wali Kota Bandung Oded M Danial menerbangkan burung merpati putih yang menjadi simbol kebebasan untuk Palestina. 



Setelah itu, rombongan delegasi dari negara sahabat berjalan menuju Museum Asia Afrika untuk melihat sejarah Konferensi Asia Afrika. Lambaian hangat masyarakat Kota Bandung yang telah menunggu mengiringi langkah tamu negara tersebut. 

Para tamu undangan kemudian mendapat suguhan budaya yang dibalut dalam kegiatan karnaval. Berbagai seni budaya tradisional khas Jawa Barat dan Indonesia mulai tarian, musik dan tradisi lainnya menjadi tontonan menarik bagi mereka. 

Pantauan detikcom di lapangan, Sabtu (29/6/2019), terlihat antusiasme warga menyaksikan acara tahunan ini. Panas terik matahari tidak menyurutkan masyarakat untuk menyaksikan berbagai suguhan menarik yang tersaji dalam acara tersebut. 

"Saya datang sama anak-anak, pengen liat saja. Kebetulan anak-anak lagi libur," kata seorang warga, Iim (37) saat ditemui di lokasi. 



Dia mengaku, sengaja membawa anak-anaknya ke acara AAF 2019 untuk mengenalkan berbagai budaya Indonesia. Selain itu, dia juga ingin anak-anaknya tidak lupa tentang sejarah Konferensi Asia Afrika yang digelar di Kota Bandung. 

"Ia kemarin kan tahu ada karnaval budaya, ya bagus buat anak-anak. Sekalian main sekalian mengenalkan budaya ke anak-anak heheheh," ujarnya. 

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danila berharap melalui acara ini bisa menjadi cerminan kemajuan budaya di Kota Bandung khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kegiatan ini juga menjadi simbol persatuan di antara negara sahabat. 

"Saya harap event ini bisa mencerminkan perkembangan budaya, perdamaian antar bangsa dan terciptanya peradaban dunia yang berlandaskan demokrasi dan perdamaian," kata Oded dalam sambutannya. 

Oded juga berharap, melalui event ini menjadi bukti dan dukungan nyata dari Kota Bandung untuk kebebasan Palestina bersama negara sahabat. Sebab sesuai dengan niat awal pelaksanaan KAA 1955 lalu untuk menggelorakan perdamaian dunia. 

"Saya harap event ini menguatkan peran Kota Bandung sebagai kota percontohan dan pembangunan infrastruktur, kebudayaan dan sumber daya manusia," ucapnya. 



Staf Ahli Kementrian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengapresiasi event AAF 2019 yang digelar Pemkot Bandung. Kegiatan ini menjadi bukti kepedulian Pemkot Bandung bersama warganya terhadap perdamaian dunia.

"Kegiatan ini dalam rangka peringatan KAA pada saat 1955 yang melahirkan Dasasila Bandung untuk menggabungkan perdamaian dunia," katanya. 

Dia juga berharap, melalui acara ini bisa menjadi daya tarik wisata baru di Kota Bandung. Karena event ini merupakan salah satu kegiatan penting sehingga bisa menarik banyak wisatawan. 

"Event ini juga penting untuk mengekspresikan kreativitas dari seniman dan budayawan," ujarnya.


(https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4604867/) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.