Sosialisasi Bela Negara di Kabupaten OKU, “Yang Paling Mahal itu Keutuhan Bangsa Kita”

Sosialisasi Bela Negara di Kabupaten OKU, “Yang Paling Mahal itu Keutuhan Bangsa Kita”baturajaradio.com -Setiap warga negara wajib dan memiliki tanggung jawab yang sama untuk melakukan bela negara, khususnya para pemuda selaku generasi penerus bangsa.

Hal itu terungkap pada acara sosialisasi dan evaluasi kegiatan bela negara lingkup pemukiman di Provinsi Sumatera Selatan yang dipusatkan di Hotel Sherin's Baturaja, Senin (25/2/2019).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI dengan nara sumber Direktur Bela Negara Kemenham diwakili Analis Madya Bidang Lingkungan Pemukiman Kolonel Inf Alex Batoek. 

Kemudian Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten OKU, Taufiq Zubir SH MM diwakili Kasubag Program Martulasina Putra Ssos MM, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Yaninus Zulvarimo SE MM dan Bobby Adhityo Rizaldi SE Ak MBA CFE (anggota Komisi 1 DPR RI).

Di hadapan peserta sosialsiasi dan evaluasi kegiatan bela negara lingkup pemukiman Provinsi Sumatera Selatan, Bobby Adhityo Rizaldi SE AK MBA CfE (Anggota Komisi I DPR RI) mengaku bersyukur dan bangga karena Bangsa Indonesia senantiasa bisa mempertahankan budaya asli dan gotong royong serta toleransi dalam kehidupan sehari-hari. 

“Yang paling mahal itu keutuhan bangsa kita,” tandas Anggota DPR RI yang membidangi pertahanan dan kemanaman RI ini seraya menambahkan peserta yang sudah mengikuti sosialisasi dan evaluasi Bela Negara ini bisa menjadi agen perubahan di mayarakat.

Sedangkan Kolonel Inf Alex Batoek memaparkan pengertian bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya Kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa Dan negara. 

Esensi nilai-nilai bela negara meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada pancasila sebagai ideologi bangsa.

Kemudian rela berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal bela negara baik psikis maupun fisik. 

Bela negara harus dilakukan untuk menunjukan kepada masyarakat luas bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan dalam tulisan dan perkataan akan tetapi diwujudkan ke dalam aksi kegiatan sehingga akan mempengaruhi pola pikir dan pola tindak warga Negara Indonesia.

Kemudian Kaban Kesbangpol Taufiq Zubir SH MM dalam materinya yang berjudul Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI disampaikan oleh Kasubag Program Martulasina Putra SSos MM dalam materinya mengatakan Kabupaten OKU merupakan Kabupaten pertama di Sumsel yang sudah melaksanakan Pendidikan Wawasan Kebangsaan.

“Sejak tahun 2013 sampai sekrang tercatat sudah 950 alumni pendiidkan wawasan kebangsaan di Kabupaten OKUm” terang Kaban Kesbangpol seraya menambahkan prorgam ini sudah menjadi agenda tahunan Kesbangpol OKU. 

Kadin Kominfo OKU H Yanius Zulvarino SE MSi dalam materinya berjudul Bijak dan Cerdas bermedia sosial serta ancaman berita hoaa terhadap kedaulatan negara. Yanius menghimbau warga netizen selalu melakukan cross check terhadap informasi yang beredar di sosial media.
 (http://palembang.tribunnews.com)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.