Banner

Banner
Pemkab OKU

TNI Juga Cari Info Soal Dentuman Misterius OKU, Kodim 0403 OKU Bantah Latihan Tempur

TNI Juga Cari Info Soal Dentuman Misterius OKU, Kodim 0403 OKU Bantah Latihan Tempurbaturajaradio.com -Suara dentuman menyerupai ledakan menghebohkan masyarakat di wilayah Ogan Komering Ulub(OKU).
Bahkan menyebar kehebohan dimana-mana.

Bahkan wilayah tetangga seperti OKU Selatan dan OKU Timur juga merasakan yang sama.
Menurut informasi di lapangan dentuman cukup keras. Lebih dari lima kali suara keras itu terdengar

Bermacam-macam praduga. Ada yang mengatakan oleh bencana alam.Ada juga yang mengatakan terlait latihan tentara. Belum ada kepastian dari mana sumber suara tersebut betasal.Tapi TNI menegaskan bukan karena ada latihan tempur.

Hal ini juga ditegaskan Dandim 0403 OKU Letkol Arm Agung Widodo, melalui Pasi Intel Kodim 0403 OKU, Kapten Inf Hasan Jabar Tanjung saat dikonfirmasi Tribun Sumsel, Selasa (25/12).
Ia mengatakan, mengenai suara dentuman tersebut bahwa saat ini TNI tidak ada aktifitas
apapun.
Termasuk aktivitas latihan juga selesai.
"Tidak ada aktivitas latihan. Kita sekarang fokus pengamanan Natal dan Tahun Baru," kata Kapten Tanjung.
Saat ini kata dia, pihaknya juga mencari informasi terkait suara tersebut.
"Menurut informasi ada yang mengatakan jika dentuman hebat tersebut berasal dari aktifitas anak gunung Krakatau yang erupsi beberapa hari lalu. Ini belum bisa dipastikan. Kita juga sedang mencari informasi," katanya.

Pernyataan Kodim ini juga dipertegas dengan keterangan dari Kapendam II Sriwijaya yang menegaskan tak ada latihan tempur.

Sejumlah warga di kawasan Ogan Komering Ulu (OKU) raya dari mulai OKU Selatan, Oku Timur sampai OKU dihebohkan dengan suara dentuman.
Suara dentuman itu viral dan banyak di bahas di media sosial.
Ada yang khawatir dan mendengar dentuman sampai puluhan kali.

Sementara itu, Tribunsumsel.com sudah menghubungi BMKG untuk mengetahui apakah ada gejala-gejala yang ditangkap BMKG atas perkara ini.
Saat ditanyakan ke grup whatsapp info resmi BMKG SMB II menyatakan bahwa tak ada cuaca yang signifikan di sekitar OKUS.

"Dari pantauan citra radar dari pukul 19.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB, tidak terlihat kondisi cuaca yang signifikan di daerah OKUS dan sekitarnya."

"Artinya Potensi untuk terjadinya petir/guntur di daerah tersebut bisa dikatakan nil. Untuk sementara mungkin seperti itu, nanti coba kami cari info-info lain."

Hingga berita ini diturunkan, tim Tribun Sumsel masih terus mencari kebenaran atas beredarnya kabar yang cukup mengejutkan warga OKU, Sumatera Selatan ini.

Heboh juga di medsos menghubungkan suara dentuman ini dengan aktivitas anak krakatau.

Tribunsumsel.com pun mencoba melihat citra satelit dari Google earth untuk melihat berapa jauh jarak antara Gunung Anak Krkatau dengan wilayah OKU.

Dari pengukuran melalui google earth jarak lurus dari Gunung ANak Krakatau ke ibukota OKU Selatan, Muaradua yakni sejauh 228,8 kilometer.

Sementara ke Martapura OKU Timur sejauh 240 kilometer garis lurus.
Tribunsumsel.com sampai saat ini ters mencari kebenaran dan memverifikasi hal ini. (http://sumsel.tribunnews.com)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.