Banner

Banner
Kapolres OKU

Pilpres Bantu Pertumbuhan Ekonomi Sumsel

Pilpres Bantu Pertumbuhan Ekonomi Sumselbaturajaradio.com -Tahun 2018 merupakan tahun yang penuh tantangan. Perekonomian global tumbuh tidak merata dan penuh ketidakpastian. Kondisi ini kemungkinan masih akan berlanjut pada tahun 2019 dan tahun berikutnya.

Perkembangan tersebut mendorong volume perdagangan dan harga komoditas dunia pada level yang rendah dan karenanya menjadi tantangan bagi upaya kita untuk menjadikan ekspor sebagai sumber pertumbuhan ekonomi nasional.

Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo, mengungkapkan prediksi kondisi perekonomian juga akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Sumsel kedepan.

Dimana, BI memproyeksi perekonomian Sumsel 2019 diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 5,6%-6,0% (yoy), melambat dibandingkan 2018.

Hal itu diakibatkan penurunan pertumbuhan ekonomi dunia, yang diakibatkan risiko perang dagang, penurunan perdagangan dunia, serta tren perlambatan pertumbuhan ekonomi negara tujuan ekspor utama diperkirakan, menjadi faktor utama perlambatan ekonomi Sumsel.

"Selama ini Sumsel sangat mengandalkan ekspor dari komoditas karet, batu bara dan kelapa sawit. Jadi, stabilitas perdagangan dunia cukup pengaruhi ekonomi di Sumsel," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Hari, melihat kondisi saat ini, pertumbuhan ekonomi Sumsel sedikit terbantu dari sisi domestik. Dimana, pembangunan proyek infrastruktur yaitu jalan tol, bendungan, serta jalur kereta api turut menjadi faktor pendorong masih tingginya pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pertumbuhan Sumael masih dapat disokong dari sisi domestik di mana masih adanya sejumlah proyek pembangunan infrastruktur," ulasnya.

Selain itu, BI juga melihat, pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan cukup membantu menyokong pertumbuhan. Hal itu diperkirakan akan turut mendorong konsumsi.

Pertumbuhan ekonomi Sumsel pada 2019 mendatang juga diperkirakan akan lebih tinggi dari kisaran apabila beberapa proyek strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api dapat segera direalisasikan. [sri (http://www.rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.