Banner

Banner
Pemkab OKU

Aksi Bela Palestina di Baturaja Berlangsung Khidmat dan Semarak

BaturajaRadio.com - Meskipun terpisah ribuan kilometer dengan Gaza Palestina, bukan berarti rasa kepedulian dan empati terhadap penderitaan mereka pudar. Dikarenakan agresi Israel yang semakin sering ke jalur Gaza, membuat banyak masyarakat yang bersimpati dengan penderitaan mereka termasuk masyarakat Baturaja. Aliansi Baturaja Peduli Al Quds (Palestina) melakukan long march serta penggalangan dana Sabtu (03/06) di sekitar kota Baturaja yang dimulai dari Masjid Imam Bonjol.  Aliansi ini terdiri dari gabungan OKP, Komunitas, dan Ikatan Remaja Masjid  yang ada di Baturaja. 
Koordinator lapangan Aliansi Baturaja Peduli Al Quds, Megrif Yuwanda mengatakan bahwa aksi ini dilakukan  karena keprihatinan dan kepedulian terhadap masyarakat di Gaza Palestina, yang akhir-akhir ini kembali di zhalimi oleh pemerintah kolonial Israel yang menyerang rakyat sipil. 
"Kita sebagai muslim harus membantu saudara kita yang ada disana, dikarenakan setiap muslim itu bersaudara. Kita sebagai muslim harus semaksimal mungkin membantu meringankan penderitaan saudara kita yang ada disana" ujarnya ber api-api saat ditemui di masjid imam Bonjol (03/06).
Koordinator Aksi Aliansi Baturaja Bela Al Quds, Uke Restu Anandha mengatakan bahwa aksi Israel semakin agresif menyerang rakyat sipil di Palestina, setelah Amerika Serikat secara sepihak memindahkan kedutaan besarnya ke Jerusalem yang diikuti beberapa negara lainnya. Sehingga Israel semakin leluasa untuk melancarkan serangan ke warga sipil Palestina, termasuk baru-baru ini membunuh seorang tenaga medis. 
"Kami dari Aliansi Bela Al Quds mengutuk keras tindakan Israel terhadap Palestina dan kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu Palestina, baik berupa doa dan materi. Kami juga mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk memberikan perhatian lebih kepada Negara Palestina" ujar Uke. 
Uke juga berharap kesediaan PBB untuk mengusut pembunuhan salah satu tim medis Palestina, serta meminta seluruh pemimpin negara Islam untuk bersatu dalam menyelesaikan konflik tersebut. 
Longmarch ini dimulai dari masjid Imam Bonjol, lalu masa yang berjumlah 200 orang bergerak menuju simpang empat sukaraya serta simpang empat Ramayana, disana masa berhenti sejenak untuk mendengarkan orasi dari beberapa orator. Aksi ini berakhir di Taman kota Baturaja, sekitar pukul 17.40 Wib. Selama perjalanan long march masa juga melakukan penggalangan dana kepada pengguna jalan yang melintas. Hingga berita ini diturunkan, tim dari Aliansi Baturaja Peduli masih menghitung jumlah dana yang terkumpul. Hingga Kemarin dana yang terkumpul sejumlah Rp. 11.582.000 dan akan disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT). (Ard/Ram)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.