Banner

Banner
Pemkab OKU

Heboh Warga OKU Selatan Dapat Ikan Patin Raksasa

BaturajaRadio.com - Warga Desa Ulu Danau Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten OKU Selatan, dihebohkan dengan penemuan ikan patin berukuran raksasa.
Ikan itu ditemukan oleh Nahnul terapung di sekitaran Danau Rakihan, Minggu (28/1/2018). Ikan patin itu seberat 23 kilogram. Memang, sejak kemarin, warga Desa Ulu ketiban rezeki nomplok. Mereka mendapat aneka jenis ikan air tawar seperti ikan patin, mujair dan nila.
Ikan-ikan itu diduga mabuk belerang. Tak tanggung-tanggung ikan yang didapat warga dalam jumlah yang cukup banyak dan ukuran yang besar. Satu orang warga bisa mendapat puluhan kilogram dengan beragam jenis ikan seperti ikan patin, mujair dan nila.
"Ikan masuk di jaring, didapat dalam keadaan masih hidup akan tetapi telah jinak," ujar Rozi yang tak lain tetangga Nahnul. Dari penjelasan Rozi ikan yang mabuk belerang telah normal kembali dan biasa terjadi satu tahun sekali yang berlangsung selama 2 hari.
Menurut warga lainnya Arifin, tahun lalu warga pernah mendapat ikan dengan ukuran yang lebih besar dari ikan yang baru-baru ini didapat.
"Itu belum terlalu besar. Tahun lalu salah seorang warga pernah mendapat ikan yang 2 kali lebih besar dengan berat mencapai 50 Kg dengan jenis ikan yang sama," jelas Arifin warga Ulu Danau.
Kapolres OKU Selatan AKBP Ferri Harahap, SIK, MH melalui Kapolsek Pulau Beringin Iptu Supit dirinya telah meninjau lokasi.
"Kita sudah ke lokasi dan telah meminta keterangan pada warga, kepala Desa Ulu Danau dan Juru Kunci serta warga yang sedang mencari ikan, dan itu memang musibah tahunan akan tetapi dalam artian tidak berakibat fatal karena tidak mengakibatkan kepunahan," ujarnya, Senin (29/1/2018) pagi.
Dijelaskan Kapolsek Pulau Beringin dari informasi warga sekitar belerang yang berada di Dasar Danau mengalami ledakan sehingga mengakibatkan ikan naik ke atas dan mabok yang hampir terjadi setiap tahunnya.
"Itu terjadi hampir ditiap tahun dan saya pun telah mencoba mengonsumsi ikan,dan saat ini aroma belerang masih tercium di sekitar Danau,"tambah Supit.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan, Drs Herman Azedi, SKM, MM mengatakan belum mendapat laporan dari warga maupun perangkat Desa dan Kecamatan untuk mengecek langsung ke lokasi.
"Kita belum mendapat laporan, untuk meneliti tentang kelayakan konsumsi ikan tersebut, akan tetapi dari kejadian sebelumnya memang di konsumsi warga dan tidak membahayakan," jelas Herman Azedi. (palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.