Header Ads

Sederet Manfaat Rebung untuk Kesehatan

Baturajaradio.com - Rebung merupakan tunas bambu muda yang kerap diolah menjadi masakan, mulai dari ditumis, sebagai isian lumpia hingga dijadikan sup. Selain lezat, ternyata rebung juga menyimpan sederet manfaat kesehatan.
Di bawah ini adalah sederet manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi rebung:
1. Mengurangi kolesterol
Rebung mengandung serat tinggi, yang memiliki peran penting dalam mengurangi kolesterol dalam darah. Konsumsi rebung dalam jumlah tepat, secara teratur, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh.
2. Mencegah penyakit jantung
Rebung memiliki kandungan fitosterol dan fitonutrien. Menurut sebuah penelitian, kedua zat yang ditemukan pada rebung itu dapat menjaga fungsi jantung, dan menurunkan risiko penyakit jantung.
3. Membantu menurunkan berat badan
Rebung mengandung serat tinggi, tetapi rendah lemak dan kalori. Hal ini membuat rebung menjadi makanan yang sempurna untuk orang-orang yang mencoba menurunkan berat badan.
4. Melawan kanker
Fitonutrien yang ditemukan pada rebung bisa menjadi antioksidan kuat, sehingga mampu mencegah dampak buruk radikal bebas pada tubuh. Hal ini dapat menurunkan risiko stres oksidatif, yang dapat menyebabkan kerusakan DNA dan kanker. Lebih jauh, rebung bambu juga mengandung sejumlah klorofil yang dituding dapat mencegah mutasi sel.
5. Memperlancar buang air besar
Serat dalam rebung berfungsi untuk menambah berat tinja dan melembutkannya. Ini membantu tinja melewati usus besar lebih mudah, sehingga proses buang air besar menjadi lebih lancar.
6. Menjaga kesehatan kulit
Rebung bambu mengandung vitamin E. Vitamin ini adalah antioksidan yang bisa mencegah kerusakan pada tubuh terutama kulit akibat paparan radikal bebas.
7. Menurunkan risiko stroke
Senyawa kalium pada rebung dipercaya dapat membantu mengontrol tekanan darah, yang pada akhirnya turut menurunkan risiko stroke.
Jika ingin mendapatkan manfaat sehat di atas, pastikan Anda menjadikan rebung sebagai konsumsi sehari-hari. Tetap ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan, ya! (Klikdokter.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.