Header Ads

Pansus Angket KPK Janji Transparan soal Anggaran Rp 3,1 Miliar

Baturaja Radio - Anggaran untuk Pansus Hak Angket KPK di DPR mencapai Rp 3,1 M. Angka tersebut kemudian mendapat banyak kritikan, mulai dari pegiat anti-korupsi hingga pemerhati anggaran.

Wakil Ketua Pansus KPK Risa Mariska menyebut pihaknya akan sangat transparan mengenai anggaran ini. Anggaran disebut akan sangat efektif dan tepat sasaran penggunaan.

"Mengenai anggaran untuk Pansus, kita pergunakan untuk operasional Pansus. Seperti kegiatan rapat, biaya konsumsi sampai dengan biaya pemanggilan ahli/pakar," kata Risa kepada wartawan, Jumat (9/6/2017).

Risa memahami jika banyak kritikan terkait besaran anggaran tersebut. Namun, dia berjanji tak akan ada yang ditutupi dari operasional Pansus.

"Kita sangat memahami kritikan dari LSM tersebut dan mengenai anggaran kegiatan Pansus juga kita sangat transparan. Maka kemarin, saat konferensi pers, selain menyampaikan agenda rapat, ketua Pansus juga menyampaikan mengenai anggaran," kata Risa.

Sebelumnya Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunanjar menyebut dana Rp 3,1 M akan juga digunakan untuk mengundang para pakar. Duit sebesar itu juga akan dipakai untuk kunjungan ke luar kota.

"Anggaran mencapai Rp 3,1 miliar. Perinciannya termasuk konsinyering, untuk kunjungan ke luar kota, termasuk untuk kepentingan undang para pakar, ahli, yang berkaitan dengan tugas angket," sebut Agun Kamis (8/6) kemarin.

Besar dana tersebut kemudian dikritik beberapa pihak eksternal DPR. Salah satu pengkritik, yaitu Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) yang menyayangkan soal anggaran itu.

"Sangat disayangkan ya, uang rakyat Rp 3,1 M kok digunakan untuk Pansus Angket KPK yang citra nya untuk menyerang KPK," kata Sekjen Forum FITRA, Apung Widadi, dalam keterangan tertulisnya hari ini.(news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.