Header Ads

PLN Baturaja belum lakukan sosialisasi pencabutan subsidi

Baturaja Radio - Pemerintah sudah melakukan pencabutan subsidi bagi sebagian pelanggan PLN untuk 900 VA, namun hingga kini pihak PT PLN Rayon Baturaja belum melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait adanya kebijakan itu.

"Sosialisasi terkait masalah pencabutan subsidi itu saat ini baru sampai di tingkat provinsi. Setelah itu, baru kami lakukan sosialisasi ke para kepala desa (Kades)," kata Pelaksana Harian Manajer PLN Rayon Baturaja, Mardani, Rabu.

Pihak PLN Rayon Baturaja sendiri belum mengetahui pasti jumlah pelangan 900 VA yang dicabut subsidinya, karena saat ini baru data secara nasional, dan khusus kabupaten bisa diketahui setelah tutup buku akhir Januari nanti.

Menurutnya, pencabutan subsidi sendiri pihak PLN mengacu dari data tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan (TNP2K).

Namun, pihak PLN tetap melakukan survei lapangan untuk memastikan pelanggan tersebut benar-benar dalam kategori miskin.

"Jika memang masyarakat kurang mampu namun subsidi listriknya dicabut, bisa melapor ke lurah atau kades dan kecamatan. Ada mekanisme untuk mendapatkan subsidi listrik," katanya.

Adanya kebijakan pencabutan subsidi tersbeut, pihak PLN terus melakukan perbaikan untuk peningkatan pelayanan, seperti melakukan perbaikan jaringan yang saat ini banyak peralatan sudah tua.

"Kalau bicara pemadaman itu maslaah klise salah, kenyataannya seperti itu. Banyak peralatan sudah tua. Makannya dilakukan pergantian peralatan. Pemadaman juga banyak disebabkan faktor alam," katanya. (antarasumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.