Gawat ! Pusat Kurangi Jatah Gas 3 KG di Sumsel, Tiga Daerah Dapat Kuota Tertinggi
Tak tanggung-tanggung, kuota gas tabung melon di Sumsel dikurangi 11.831 metrik ton (MT). Padahal di tahun 2025, kuota gas LPG 3 KG sebesar 243.286 MT, sementara tahun ini kuota hanya 231.455 MT.
Penetapan kuota gas LPG 3 KG, dikatakan Plh. Kabid Energi Dinas Energi dan SDM Sumsel Akhirul Jaya Wardana, berdasarkan keputusan Kementerian ESDM.
“Acuannya keputusan Kementerian ESDM. Kuota LPG 3 KG 231.445 MT, “ ungkapnya dilansir Tribun Sumsel, Selasa 13 Januari 2026.
Kuota gas tersebut, kata dia, untuk memenuhi 17 Kabupaten /Kota di Provinsi Sumatera Selatan. (lihat grafis kuota per wilayah)
Dari 17 wilayah di Sumsel, Kota Palembang mendapat kuota tersebar. Termasuk Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
“Kuota untuk Banyuasin dan OKI tinggi, karena gas untuk alat pertanian dan alat penangkap ikan, “ terangnya.
Penurunan kuota, dikatakannya dilandasi penyesuaian realisasi dan serapan di tahun sebelumnyaa, sekaligus efisiensi anggaran.
Masyarakat tidak perlu panic terkait pengurangan kuota gas 3 KG di Sumsel. Sebab setiap tiga bulan atau empat bulan dilakukan evaluasi. Jika terjadi kelangkaan, bisa dilakukan pengusulan ke pusat.
Kalau terjadi kelangkaan kebutuhan tidak mencukupi, pemerintah bisa mengajukan usulan penambahan ke pusat, “ tuturnya.
Tahun ini, pemerintah mengaktifkan satgas pengawasan LPG dan BBM untuk memastikan agen dan pangkalan tidak berbuat nakal. (13)
Daftar Kuota Gas 3 Sumsel :
- Palembang 63.914 MT
- Banyuasin 25.198 MT
- Ogan Komering Ilir (OKI) 20.497 MT
- Musi Banyuasin 15.266 MT
- Muara Enim 15.256 MT
- OKU Timur 14.675 MT
- OKU 11.638 MT.
- Ogan Ilir 10.359 MT
- Lahat 9.928 MT
- OKU Selatan 9.065 MT
- Musi Rawas 7.879 MT
- Lubuk Linggau 7.080 MT
- Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 5.419 MT
- Empat Lawang 4.736 MT
- Pagar Alam 4.178 MT
- Kota Prabumulih 3.454 MT
- Musi Rawas Utara 2.913 MT.
Tidak ada komentar