Alat Pendeteksi Hujan dan Banjir di Maling Bandit, OKU Kehilangan Alarm Cuaca Ekstrem
Baturaja Radio.com - Sistem pemantauan hujan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengalami gangguan serius setelah perangkat milik BMKG Sumatera Selatan menjadi sasaran pencurian.
Alat yang terdampak adalah Automatic Rain Gauge (ARG) yang berada di Balai Penyuluhan Raksa Jiwa. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, mengatakan komponen yang hilang merupakan bagian terpenting dari sistem.
Pelaku mencuri panel surya yang berfungsi sebagai sumber listrik sekaligus penopang transmisi data curah hujan.
Akibat kehilangan itu, alat tidak lagi mampu mengirimkan data secara real time ke pusat pemantauan BMKG.
“Kondisi ini membuat pemantauan hujan di wilayah OKU tidak berjalan optimal,” ujar Wandayantolis, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, ARG berperan penting dalam mendeteksi potensi banjir dan kekeringan yang kerap terjadi di wilayah Sumatera Selatan.
Tanpa data yang masuk, sistem peringatan dini cuaca ekstrem ikut terganggu.
Gangguan ini juga berdampak pada sektor lain, seperti pertanian, transportasi, hingga layanan kesehatan yang bergantung pada informasi iklim.
BMKG mencatat, kasus pencurian perangkat pemantauan bukan pertama kali terjadi di Sumatera Selatan.
Dalam sepuluh tahun terakhir, sejumlah alat BMKG pernah raib di beberapa kabupaten dan kota.
Lokasi yang terdampak antara lain Musi Rawas, OKI, Pagar Alam, Empat Lawang, dan Buay Madang.
Wandayantolis menyebut, panel surya dan baterai menjadi target utama karena memiliki nilai jual tinggi.
BMKG saat ini tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Petugas juga disiagakan guna memulihkan kembali sistem pemantauan di OKU.
BMKG mengimbau masyarakat agar ikut membantu menjaga fasilitas pengamatan cuaca.
Jika menemukan atau melihat komponen alat BMKG, warga diminta segera melapor ke pihak berwenang atau ke Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan.
Langkah itu dinilai penting agar fungsi peringatan dini banjir di wilayah Sumsel dapat kembali berjalan normal.***
https://okusatu.id/alat-pendeteksi-hujan-dan-banjir-di-maling-bandit-oku-kehilangan-alarm-cuaca-ekstrem/
Tidak ada komentar