Sriwijaya Turun Hingga 65 Persen, Imbas Penutupan Objek Wisata di Sumsel

Kunjungan Wisatawan ke Bumi Sriwijaya Turun Hingga 65 Persen, Imbas Penutupan Objek Wisata di Sumselbaturajaradio.com - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menutup sejumlah objek wisata di Bumi Sriwijaya selama libur hari raya lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Aturan tersebut diberlakukan sejak 12 hingga 17 Mei 2021.


Penutupan sejumlah objek wisata di Sumsel itu membuat kunjungan wisatawan menurun drastis hingga 65 persen pada masa libur lebaran tahun ini. 


Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Aufa Syahrizal mengatakan penutupan objek wisata akan disesuaikan kondisi di wilayah masing-masing apakah berada di Zona Merah atau hijau. Aturan tersebut merujuk anjuran pemerintah dalam upaya  menahan dan mencegah penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumsel. 


"Tentu imbas penutupan objek wisata sangat berpengaruh terhadap wisatawan yang berkunjung di Bumi Sriwijaya, penurunannya sampai 65 persen," kata Aufa,  Minggu (16/5/2022).


Menurutnya, meski hanya kota Palembang yang saat ini berstatus zona merah, namun objek wisata seperti Danau Ranau di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan Gunung Dempo di Pagaralam yang masih berstatus zona hijau juga ikut ditutup.


Hal itu dilakukan demi mencegah timbulnya klaster baru dari pariwisata dan tidak meluas zona merah di daerah lainnya. 


Kendati demikian, Aufa mengklaim untuk meningkatkan Okupansi pariwisata, ada upaya yang lain yang dapat dilakukan yakni dengan program staycation.  Staycation diyakini sangat membantu karena dapat memanfaatkan fasilitas hotel untuk berlibur. 


"Dengan staycation beberapa hotel menyatakan tingkat hunian hotel rata-rata mencapai 80 persen cukup signifikan. Program staycation dimulai dari 1 April hingga 30 juni 2021 mendatang," ungkap Aufa. 


Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani menambahkan sejumlah objek wisata di Palembang seperti Benteng Kuto Besak, TWA Punti Kayu, Jakabaring Sport City dan lain-lain ditutup sementara pada masa libur lebaran tahun ini. 


Penutupan tersebut dilakukan lantaran kota Palembang masuk dalam status zona merah atau resiko tinggi terpapar Covid-19. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat mentaati aturan demi memutus mata rantai virus corona di kota pempek. 


"Selama Palembang zona merah atau oranye tempat wisata kita tutup. Kami harap masyarakat dapat patuh dan memaklumi, ini demi kenpetingan kita bersama," katanya. 



(https://palembang.tribunnews.com/2021/05/16/kunjungan-wisatawan-ke-bumi-sriwijaya-turun-hingga-65-persen-imbas-penutupan-objek-wisata-di-sumsel)







Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.