Harga Ayam Kampung di Baturaja Tembus Rp 100 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kebingungan

Harga Ayam Kampung di Baturaja Tembus Rp 100 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kebingunganbaturajaradio.com - Kanaikan harga selama bulan  bulan Ramadhan ini  benar-benar bikin warga menjerit.

Harga ayam kampung saja tembus Rp 100.000 per kg.

Seperti dituturkan  Fitri (35) kepada Sripoku.com Kamis (15/4/2021), pedagang yang menjual sayur-ayur dan menu buka puasa ini mengaku bingung mau  berjualan.


“Ayam kampung hargonyo Rp 100 ribu.  , ini bae dapat dari Martapura,” kata pedagang  sayur masak dan menu buak puasa ini.  

Padahal pada hari biasa  ayam kampung dijual berkisar Rp 50.000 per kg.


Selain harganya yang  melambung tinggi, barangnya juga  tidak ada. Warga Kecamatan Baturaja Timur ini menilai kenaikan harga-harga khususnya  ayam dan daging memang sudah  tidak rasional lagi.  


Kalau kondisi ini terus berlangsung, maka pedagang kecil yang menjual sayur masak tidak akan bisa bertahan.  


Harga daging dipasaran kini sudaha dibandrol Rp 150.000 per kg, harga ikan gabus giling sudha meningkat tamjam menjadi Rp 90 .000/k pada hari-hari biasa, harga ikan gabus giling berkisar  Rp 60.000 hingga Rp 70.000 per kg.


Kenaikan diprediksi akan semakin jadi apabila sudah mendekati lebaran.  

Kondisi ini sangat merugikan padagang kuliner khas daerah yang menjual pempek, tekwan dan makanan olah ikan lainnya.


Sejumlah ibu  rumah tangga yang berlanja kebutuhan untuk manyambiut sahur dan bebruka puasa di bulan  Suci Ramadhan mengeluhkan tingginya harga  ayam dan ikan giling untuk bahan membuat pempek dan makanan dari ikan olahan.


“ Bukan naik lagi, lah pindah hargo namonyo ini,” keluh salah seorang ibu rumah tangga  seraya menambahkan mestinya bulan Ramadhan ini  bulan beramal bukan berlomba-lomba menaikan harga.


Kenaikan juga terjadi pada  harga kebutuhan pokok lainnya seperti minyak sayur, gula, telur dan kebutuhan pokok lainnya dipasaran. 


Ironisnya meskipun harga-harga kebutuhan melambung, namun pengunjung pasar msih membeludak.  Sperti yang terpantau di Pasar Tradisional yang ada di Kota Baturaja.


Sejak pagi pengunjung sudah mendatangi pasar  untuk berburu berbagai kebutuhan menyambut buka puasa dan sahur.


Bahkan pasar terlihat padat  oleh pembeli, kondisinya mirip dihari-hari mendekati hari lebaan. Terlihat juga areal parkir dipadati kendaraan roda empat dan roda dua yang digunkan oleh pembeli saat berbelanja ke pasar. 



(https://sumsel.tribunnews.com/2021/04/15/harga-ayam-kampung-di-baturaja-tembus-rp-100-ribuper-kg-pedagang-makanan-kebingungan?page=all)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.