6 Trik untuk Kerja Cerdas dan Efisien

Baturaja Radio.com - “Tidak perlu kerja keras, cukup kerja cerdas.” Pernah dengar perkataan itu? Ya, bekerja keras memang perlu, tapi, alangkah baiknya kalau kerja keras itu ditambah pula dengan kerja cerdas. Pada praktiknya, bisa jadi kerja keras hasilnya tidak sebaik kerja cerdas, lho.

Kerja cerdas menurut definisi setiap orang berbeda-beda, menyesuaikan dengan kepribadiannya. Yang pasti, kerja cerdas berarti perlu ada “alat” dan strategi yang tepat untuk tugas yang tepat pula. Kalau kamu masih bingung, simak nih enam trik kerja cerdas dan efisien di bawah ini.

“Melangkah pergi” dari yang bukan prioritas kita

kerja cerdas

Trik pertama untuk kerja cerdas adalah untuk melangkah pergi. Maksudnya, menjauhlah dari hal-hal yang tidak penting di luar prioritas kita, atau masuk ke dalam list kegiatan dengan prioritas rendah. Bersenang-senang dengan pergi bersama teman memang menyenangkan sekaligus melepas stres. Tapi, kalau ternyata masih ada pekerjaanmu yang belum diselesaikan, coba dahulukan prioritasmu untuk pekerjaan tersebut.

Dengan tahu prioritas dan mana yang harus didahulukan, kamu sudah menerapkan salah satu trik kerja cerdas dan efisien. Dalam 24 jam, semakin banyak kita mengisi waktu untuk hal-hal yang bukan prioritas, prioritas kita bisa jadi tidak terselesaikan. Kita juga harus mulai melihat gangguan apa yang bisa membuat kita tidak fokus bekerja, misalnya saja chatting dan pemberitahuan media sosial di telepon kita. Nah, kalau sudah tahu, hindari ya, agar bisa kerja cerdas!

Temukan kerja cerdas sesuai kelebihan dan kekuranganmu, lalu bentuk menjadi kebiasaan

kerja cerdas

Paling nyaman dan lebih mudah tentunya, bekerja sesuai kekuatan dan menghindari kelemahan kita. Coba kamu cek sekarang, apa kelebihan dan kekuranganmu dalam bekerja. Apa kamu tidak bisa bekerja dalam suasana berisik, atau justru tidak bisa kalau suasana terlalu sepi? Apa kamu tidak bisa bekerja dengan tekanan, atau justru senang bekerja dekat deadline? Dengan mengetahui itu, kamu bisa mulai kerja cerdas versimu sendiri, dan menerapkan situasi pekerjaan sesuai dengan kelebihan dan kekuranganmu.

Setelah tahu apa yang harus kamu lakukan, coba mulai bentuk hal tersebut menjadi kebiasaan, yang akan membuatmu kerja cerdas dan efisien. Dengan melakukan pola yang sama berulang-ulang, kebiasaanmu pun akan terbentuk dengan sendirinya. Misalnya saja, terus menerus bangun lebih pagi, karena kamu tahu tidak bisa bekerja sampai larut malam.

Bagi pekerjaan menjadi beberapa bagian

kerja cerdas

Seringkali, kita cenderung ingin langsung “melahap” sebuah pekerjaan besar secara utuh, dan akhirnya justru tidak terselesaikan. Untuk dapat kerja cerdas, rencanakan dan bagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian, dan mengerjakan satu bagian dalam satu waktu. Kalau kita mudah bosan, bisa juga berpindah tempat untuk mengerjakan pekerjaan tersebut, jadi satu bagian di satu tempat tertentu.

Dengan bekerja per bagian, energimu pun akan lebih terukur, dan tidak semelelahkan jika kamu mengerjakan semuanya sekaligus. Jangan lupa, sebagai tambahan trik kerja cerdas ini, buat catatan utuk diri kita sendiri, sampai mana kita mengerjakan pekerjaan tersebut. Jadi jika akan kembali, kita bisa langsung sampai tepat ke pekerjaan terakhir kita.

Mengatur waktu dengan baik

kerja cerdas

Pengaturan waktu sangat penting dalam kerja cerdas yang akan kita terapkan. Pengaturan waktu ini termasuk juga waktu untuk beristirahat, baik itu liburan ke alam sejenak agar lebih segar, dan waktu untuk tidur. Di samping itu, ambil juga waktu istirahat singkat secara rutin, misalnya 15–20 menit istirahat, setelah bekerja 90 menit. Waktu istirahat di luar pekerjaanmu juga bisa kamu pakai untuk menemukan kembali tujuan hidupmu, dan apa yang sudah kamu kerjakan sejauh ini.

Waktu juga berbicara tentang bagaimana kamu membaginya dengan baik. Misalnya saja, memanfaatkan waktu untuk multitasking, terlebih saat melakukan aktivitas santai seperti nonton TV atau makan. Bisa juga kamu tentukan kegiatan tertentu di hari tertentu, seperti Hari Jumat khusus untuk teman-teman, dan akhir pekan untuk keluarga. Dengan pembagian waktu yang baik, kamu pun bisa menerapkan kerja cerdas dan menghasilkan waktu yang lebih baik.

Email

kerja cerdas

Membahas mengenai email bisa menjadi jebakan tersendiri jika mau kerja cerdas. Di satu sisi, bisa jadi ada email penting terkait pekerjaan, yang harus segera kita respon. Di sisi lain, terlalu “asyik” mengurusi email akan membuat kita melupakan pekerjaan lain yang sebelumnya sedang kita kerjakan. Karena itu, saya sarankan untuk menentukan waktu khusus dalam mengecek email, dan menghindari akses pada waktu di luar yang sudah ditentukan. Kita bisa jadwalkan pula, berapa lama kita harus mengecek email, dan kapan harus kembali ke pekerjaan lainnya.

Tapi, ini tentu lain cerita jika memang pekerjaan dan komunikasi utama kamu ada pada email ya. Kamu bisa membuat pemberitahuan khusus jika ada email yang masuk, sehingga tidak ada email pekerjaan yang terlewatkan. Di samping itu, jangan lupa tandai pekerjaan terakhir di luar email, sehingga selesai mengurusi email, kamu bisa kembali lagi menyelesaikan tugasmu. Yang pasti, kamu yang mengenal dirimu sendiri, jadi terapkan cara terbaik mengurus email untuk kerja cerdas ya.

Jangan mulai dari awal

kerja cerdas

Memulai pekerjaan dari awal pastinya akan memakan waktu lebih. Kita harus belajar sedikit demi sedikit cara mengerjakan pekerjaan tersebut. Kemudian, kita harus melewati proses trial and error, membuat kita harus melakukan revisi, dan pekerjaan bisa jadi lebih lama selesainya. Sebagai trik terakhir untuk kerja cerdas, ada baiknya kamu mencontoh dari pekerjaan sebelumnya yang sudah ada. Misalnya saja, melihat format dan prosedur yang biasa dilakukan dalam mengerjakan pekerjaan tertentu.

Dengan begitu, kamu bisa mengambil kerangka besar yang ada, untuk diterapkan pada apa yang kamu kerjakan. Selanjutnya, kamu tinggal memodifikasi sesuai dengan apa yang kamu kerjakan, dengan begitu kamu telah menerapkan kerja cerdas dan efisien nih.

Seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel, cara kerja cerdas berbeda-beda, tergantung setiap orang yang menerapkannya. Kerja cerdas berarti menyesuaikan pribadimu, caramu, dan pekerjaan yang kamu miliki. Tujuannya, tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga, tapi kamu lebih produktif dan pekerjaanmu selesai dengan lebih baik.

Terkadang, mendelegasikan tugas atau pekerjaan juga perlu lho, sebagai bagian dari kerja cerdas kita. Dibanding melahap semua pekerjaan sendirian, kita bisa mendelegasikan tugas tersebut ke orang-orang terkait, yang bisa kita percayai. Dengan begitu, kita bisa memanfaatkan waktu dengan lebih efektif dan efisien, serta bisa kerja cerdas pula. 

https://glints.com/id/lowongan/kerja-cerdas-dan-efisien

      Tidak ada komentar

      Diberdayakan oleh Blogger.