Tekan Kematian Ibu dan Anak Saat Melahirkan, Pemkab OKU Selatan Gratiskan Biaya Persalinan



Tekan Kematian Ibu dan Anak Saat Melahirkan, Pemkab OKU Selatan Gratiskan Biaya Persalinanbaturajaradio.com -Angka kematian ibu saat melahirkan di kabupaten OKU Selatan selama tahun 2018 mencapai hingga delapan orang.

Sedangkan untuk kematian anak sebanyak 39 orang. 

Tingginya angka kematian ibu dan anak tersebut rata-rata disebabkan oleh keterlambatan mendapatkan pertolongan medis hingga sesak nafas.

Untuk mengantisipasi terjadinya kematian ibu dan anak saat melahirkan, pemerintah Kabupaten OKU Selatan meluncurkan program gratis biaya melahirkan. 

Masyarakat cukup membawa KTP dan KK, untuk dapat melahirkan ke Puskesmas terdekat atau Rumah Sakit Umum.


Selain akibat keterlambatan pemberian pertolongan medis, tingginya angka kematian ibu dan anak juga disebabkan oleh ketidak tahuan masyarakat yang masih banyak mempercayai dukun beranak untuk membantu persalinan sehingga menyebabkan tingkat kematian ibu dan anak semakin tinggi.

Menurut Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupetan OKU Selatan Umu Manazilawati Selasa (26/3) mengatakan, masyarakat yang akan melakukan persalinan di Puskesmas cukup membawa KTP dan KK.

Namun jika akan mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit, masyarakat perlu mendapat rujukan dari puskesmas.

"Masyarakat yang mendapatkan kartu BPJS, JKN juga bisa mendapatkan fasilitas kesehatan untuk melahirkan. 
Harapannya agar program ini dapat menekan angka kematian ibu dan anak saat melahirkan," katanya.

Sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan anak kata dia, pihaknya juga menyediakan rumah singgah yang berguna untuk keluarga yang mendapatkan pelayanan kesehatan rujukan. Rumah singah tersebut berada di Baturaja dan Palembang.

"Masyarakat OKU Selatan yang mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Baturaja dan di Palembang dapat memanfaatkan rumah singgah yang disediakan," katanya. (http://palembang.tribunnews.com)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.