Banner

Banner
Pemkab OKU

Waspada Penyakit Pink Eye Saat Musim Hujan

Waspada Penyakit Pink Eye Saat Musim Hujanbaturajaradio.com -Peternak kambing yang ada di Kabupaten OKU Timur dihimbau untuk waspada terhadap berbagai penyakit yang sering menyerang ternak ketika musim hujan tiba.

Salah satu penyakit yang berbahaya saat musim penghujan adalah pink eye yang merupakan penyakit yang bersifat meradang pada mata dan menular ke ternak lainnya dan menyerang kambinng lain yang ada di dalam kandang.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur H Sujarwanto melalui drh Irsadi didampingi drh Alex Senin (10/12/2018) saat melakukan pengobatan kambing warga di Bukitnapuh Kelurahan Bukitsari Martapura, jika salah satu kambing menderita pink eye, maka penyakit tersebut akan dengan cepat menular pada ternak lain.

Namanya pink eye mengakibatkan mata kambing berubah menjadi warna pink yang pada akhirnya akan menyebabkan kebutaan.

“Selain kebutaan, penyakit pink eye pada kambing atau ternak lain bisa mengakibatkan kematian. Kambing yang buta akan mengalami penurunan berat badan. Selain tidak bisa makan kambing yang terserang pink eye nafsu makannya juga akan menurun hingga akhirnya kambing menjadi kurus dan mati,” katanya.

Adapun penyebab dari timbulnya pink eye kata dia, selain virus dan bakteri, perubahan cuaca yang ekstrim juga terkadang sering menjadi penyebab terjadinya penyakit mata kambing ini. Karena ketika musim penghujan kandang akan menjadi lembab dan becek akibat kencing kambing. Selain itu pink eye bisa menular ke kambing lain yang ada di dalam kandang.

“Oleh karena itu jika ada kambing baru, jangan langsung dimasukkan ke kandang bersama kambing lainnya. Kambing yang baru minimal dua minggu harus di karantina sebelum dimasukkan ke dalam kandang bersama kambing lainnya. Kemudian jika sudah terserang penyakit pink eye, segera pisahkan kambing yang terserang agar tidak menular pada kambing lain," ujarnya.

Dikatakan Alex, setelah dipisahkan maka kambing harus diberikan anti biotik dan vitamin agar dapat menambah nafsu makan. Kemudian diberi salep mata untuk mencegah kebutaan. Peternak kata dia, juga bisa segera menghubungi Dinas Perikanan dan Peternakan untuk dilakukan pengobatan,” jelasnya. (http://palembang.tribunnews.com)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.