Banner

Banner
Pemkab OKU

Takut Kebakaran Terulang, Petani Karet OKU Timur Bersihkan Daun dan Ranting Kering di Kebun

Takut Kebakaran Terulang, Petani Karet OKU Timur Bersihkan Daun dan Ranting Kering di Kebunbaturajaradio.com -Musim kemarau yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir membuat masyarakat yang memilki kebun karet waspada akan terjadinya kebakaran yang dapat merusak perkebunan karet.
Salah satu upaya yang dilakukan petani untuk menghindari terjadinya kebakaran adalah membersihkan perkebunan karet dari daun dan ranting kering yang berpotensi menyebabkan lahan terbakar.

"Saat musim kemarau terjadi musim gugur sehingga daun kering sangat tebal dibawah batang pohon. Kita mengantisipasi terjadinya kebakaran yang dapat merusak tanaman karet dengan cara membersihkan dedaunan yang ada dibawah pohon," ungkap Sandi (35) warga Meluai Indah, Kecamatan Cempaka, OKU Timur Senin (8/10/2018).

Menurut Sandi, pembersihan lahan perkebunan tersebut dilakukan agar batang karet aman dari sambaran api yang dapat menyebabkan menurunnya hasil getah bahkan menyebabkan batang karet mati jika terjadi kebakaran dibawahnya.

"Beberapa tahun lalu puluhan Hektare (Ha) perkebunan karet mati akibat terbakar saat musim kemarau. Api menyebar dengan cepat karena banyak daun dan dahan kering yang menyebar di tanah. Kita mengantisipasi hal itu," katanya.

Sebenarnya kata dia, kebakaran terkadang terjadi tanpa disengaja karena membuang puntung rokok. Api yang beterbangan akibat angin saat membakar sampah.

Saat musim penghujan mungkin tidak berbahaya. Namun saat musim kemarau. Dahan dan daun kering menyebar dengan cepat.

"Pembersihan lahan juga ada keuntungan tersendiri karena bisa memudahkan petani melakukan pemupukan."

"Jika daun tebal menyelimuti batang maka pupuk tidak akan mencapai akar. Jadi pembersihan dilakukan juga untuk memudahkan pemupukan," jelasnya.

Pembersihan lahan kata dia, merupakan pekerjaan rutin yang dilakukan petani setia tahunnya terutama saat musim kemarau selain untuk mengantisipasi kebakaran juga untuk memudahkan pemupukan. Karena saat musim kemarau terutama menjelang musim penghujan, petani mulai melakukan pemupukan pasca terjadinya musim gugur.

Sementara Habibullah Kepala Dinas Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur mengatakan, warga memang harus lebih waspada terhadap musim kemarau tahun ini, terutama yang memiliki kebun karet, mengingat daun yang rontok berpotensi terbakar. (http://sumsel.tribunnews.com)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.