Banner

Banner
Pemkab OKU

CPNS 2018 - Pelamar CPNS 2018 Protes tak Lulus Administrasi, BKN Buka Kembali Database Pelamar

CPNS 2018 - Pelamar CPNS 2018 Protes tak Lulus Administrasi, BKN Buka Kembali Database Pelamarbaturajaradio.com - Hasil tes administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau CPNS 2018 di wilayah Sumsel hingga saat ini masih menuai persoalan.

Tak sedikit para pelamar CPNS 2018 yang mengaku heran kenapa mereka dinyatakan tidak lengkap berkas sehingga tak bisa lanjut ke tahapan selanjutnya.


Bahkan, para pelamar CPNS 2018 yang merasa hasil tersebut tak sesuai ekspektasi nekat datang ke kantor Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kanreg VII Palembang di Jalan Gubernur HA Bastari Jakabaring Palembang untuk menanyakan prihal kegagalan mereka lulus tes administrasi.
"Sejak pengumuman hasil administrasi (CPNS 2018) kemarin banyak sekali tamu yang datang, saya tidak hentinya meladeni pertanyaan mereka," ujar Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kanreg VII BKN Palembang, M Andri Hafif, Rabu (24/10/2018).


ilustrasi INFO CPNS TERBARU 2018
ilustrasi INFO CPNS TERBARU 2018 (sripoku.com/anton)
Bahkan, persoalan pelamar CPNS 2018 yang belum juga beres masih ada sejumlah daerah yang meminta agar data pelamar dibuka kembali karena penyebab adanya hasil verifikasi.

"Hasil dari rapat di Jakarta kemarin (hari Selasa, red) disepakati untuk membuka kembali database pendaftaran permintaan dari sejumlah daerah," jelasnya.

Kepala Kantor Regional BKN VII Palembang, Ir Agus Sutiadi menambahkan beberapa daerah yang meminta untuk kembali dibuka database pendaftaran CPNS 2018juga berasal dari Sumsel.

Ia menjelaskan, dibukanya kembali databese tersebut untuk mencocokkan hasil verifikasi administrasi pelamar.

Sebab, jika hasil verifikasi ada yang salah maka tidak akan sinkron semua sistem sehingga didapati hasil tak valid.

"Misalnya di sscn pelamar lulus, tapi hasil validasi tidak. Nah kasus seperti ini harus dibuka kembali databasenya," ungkap Agus.

Karena permasalahan itulah ada beberapa daerah belum bisa mengumumkan hasil administrasi para pelamar di beberapa daerah.

Kendati demikian, Agus berjanji permasalahan ini bakal diselesaikan paling lambat pada, Kamis (25/10/2018).
Ia menegaskan, seluruh jajaran BKN terutama kanreg di berbagai daerah telah instruksikan untuk teliti dalam mencocokkan data pelamar sehingga tak melakukan kesalahan yang merugikan pelamar CPNS.

"Itulah kenapa kanreg se Indonesia diminta menandatangani pakta integritas agar tes CPNS bebeas dari praktek KKN," tegasnya.


(http://palembang.tribunnews.com)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.