Banner

Banner
Pemkab OKU

Jelang Mudik Lebaran, Pemkab OKU Akan Bentuk Tim Terpadu, Satu Diantaranya Atasi Terminal Bayangan

baturajaradio.com -Jelang mudik lebaran, tim terpadu akan dibentuk pihak Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU).

Satu diantaranya bertujuan menertibkan terminal bayangan.

Kasat Lantas Polres OKU AKP Chandra Kirana kepada wartawan menyampaikan ada beberapa poin hasil rapat, seperti pembentukan tim terpadu di laksanakan kepolisian seperti polantas, dishub, Pol pp dan melibatkan sub denpon TNI.

Sebagai antisipasi dengan memaksimalkan dan memanfaatkan terminal tipe A dan terminal tipe C agar bisa memfasilitasi kendaraan umum. Seperti terminal tipe A ( AKDP dan AKAP).

Sedangkan untuk terminal tipe C (Angdes dan Angkot). Juga melengkapi rambu-rambu lalu lintas di kawasan Baturaja.

Lalu juga kordinasi dengan dinas PU untuk fasilitas jalan.

Menempatkan personil lalu lintas dishub pada waktu jam jam tertentu.

Jua menyampaikan kepada pihak terkait untuk terminal tipe A dan tipe c untuk melengkapi fasilitas umum yang ada di terminal.

Pembahasan evaluasi rekayasa jalan di kota baturaja masih dilaksanakan seperti biasa.

Serta ada pembukaan jalur sebagian di depan rumah sakit ibnu sutowo untuk pengurai kemacetan di Ramayana.

Terkait angkutan batubara, kementerian perhubungan jakarta masih meminta data perusahaan pengakutan di kabupaten sumsel.

Dan akan diundang oleh kementerian di palembang terkait jam jalan dan parkir di pull yg sudah di siapkan sehingga tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya.

Saran dan tambahan dari pihak kepolisian nanti akan bekerjasama dengan tim terpadu yang berkaitan dengan laka lantas.

Seperti membuat proposal kepada pihak rumah sakit untuk meminta ruangan pelayanan terpadu respon dan monitoring cepat penanganan kecelakaan di kabupaten oku yang sifatnya untuk pelayanan prima pada kecelakaan.

Kadishub OKU, Aminilson membenarkan rencana penertiban tersebut. Tim terpadu dibentuk untuk salah satunya menertibkan kawasan dan transportasi di OKU.

Hal ini juga dilakukan untuk mengatasi titik kemacetan yang ada di sekitar Kota Baturaja.

"Untuk penertiban, akan dibuat payung hukum berupa SK bupati sebagai dasar anggota di lapangan untuk melakukan penegakan hukum," katanya kemarin.

Lokasi atau tempat kendaraan parkir liar, kata dia, seperti di titik simpang Tanjung Agung, simpang 4 sukajadi, dan seputaran Pasar Baru.

seperti pembahasan masalah parkir liar, dan travel travel di dalam kota baturaja.

Karena dari hasil pantau salah satu aktivitas dan volume kendaraan yang memarkirkan kendaraan menjadi salah satu penyebab kemacetan.

Karena itu akan diambil penertiban terminal bayangan.


(http://sumsel.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.