Header Ads

KALAU MAU MAJU, CONTOHLAH DESA INI

Baturajaradio.comPemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Leban Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melirik usaha ekonomi kreatif untuk dikembangkan pada 2018 sebagai produk Badan Usaha Milik Desa yang dikelola bersama masyarakat setempat.

"Rencananya tahun depan kami akan mengembangkan tiga sektor usaha ekonomi kreatif untuk dijadikan produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lubuk Leban guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Desa Lubuk Leban Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Saharudin.

Dia mengungkapkan, tiga sektor usaha yang akan dikembangkan oleh pemerintah desa dikelola bersama masyarakat setempat itu meliputi pengemasan air mineral, pengemasan beras dan konvensi menjahit.

"Untuk produk BUMDesa sektor konveksi warga sudah dilatih kursus menjahit. Mudah-mudahan program ini tahun depan dapat berjalan dengan baik," kata Saharudin.

Dia mengemukakan, produk yang dihasilkan dari karya masyarakat tersebut nantinya akan dibuatkan logo BUMDes Lubuk Leban agar lebih dikenal masyarakat luas sebagai badan usaha unggulan.

"Sehingga ketika dana desa tidak dikucurkan lagi oleh pemerintah pusat, masyarakat kami sudah siap mandiri dengan pendapatan dari BUMDes yang didukung pembangunan infrastruksutur yang memadai," katanya.

Sejauh ini, lanjut dia, program pembangunan infrastruktur di Desa Lubuk Leban tahun anggaran 2017 pengerjaannya sudah hampir rampung secara keseluruhan.

"Pembangunan infrastruktur tetap jalan, oleh sebab itu sekarang ini kami tapi fokus untuk mengembangkan BUMDes," ungkapnya.

Sementara Tenaga Ahli Kementerian Desa, Heri Setyawan saat dikonfirmasi secara terpisah mengaku sangat mengapresiasi program BUMDes Lubuk Leban untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah itu.

Dia menyarankan, program yang direncanakan pemerintah desa tersebut  diharapkan dapat didampingi oleh tenaga profesional dalam pengelolaannya bersama masyarakat sehingga BUMDes bisa berkembang.

"Dengan kekompakan bersama, semua yang kita kerjakan dapat memperoleh hasil sesuai harapan," ujarnya. (rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.