Header Ads

Bachtiar Nasir Bentuk Aliansi Indonesia Membela Masjid Al-Aqsa


Baturajaradio.com - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir bersama sejumlah lembaga lain membentuk Aliansi Indonesia Membela Masjid Al-Aqsa (AIMMA). Aliansi ini pun menyampaikan sejumlah sikap untuk bela Palestina sebagai lanjutan dari aksi sebelumnya.

"Hari ini kami berkumpul atas nama Aliansi Indonesia Membela Masjid Al-Aqsa. Saya di sini, Bachtiar Nasir, sebagai anggota AIMMA. Kami datang ke sini berkumpul untuk menindaklanjuti bentuk konkret kemarin di aksi Bela Palestina pada tanggal 17/12 dan kami berkumpul di sini bersama sama untuk sebuah pernyataan bersama," kata Bachtiar di AQL Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2017).

Bachtiar menyebut aliansi ini merupakan gabungan dari berbagai lembaga kemanusiaan. Aliansi juga terbentuk atas dasar kondisi Palestina saat ini yang mengalami penjajahan oleh Israel.



"Kami bergerak di berbagai bidang, berbagai macam proyek, bersatu untuk Baitul Maqdis," tuturnya.

Berikut ini merupakan pernyataan dari AIMMA untuk membela Palestina:

1. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang selama ini membantu rakyat Palestina, baik dalam bentuk moril dan materill, yang kami semua, selama ini kami semua menjadi penyalurnya, menjadi agen dan perantaranya.

2. Menyerukan kepada rakyat untuk terus meningkatkan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina mengingat perjuangan pembebasan Palestina membutuhkan waktu yang panjang dan energi sangat besar.

3. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyebarluaskan edukasi terkait perjuangan pembebasan Palestina.

4. Mengajak kepada seluruh lembaga profesi untuk membantu Palestina sesuai bidang dan profesi masing-masing.

5. Mengajak lembaga kemanusiaan agar bersatu dan bergabung atau bekerja sama dengan AIMMA agar menghasilkan yang lebih besar.

6. Menyerukan kepada seluruh umat untuk mempererat persaudaraan dan persatuan dalam rangka memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel. 

(https://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.