Banner

Banner
Pemkab OKU

Aksi Bela Palestina Sampai Darah Penghabisan, Ajak Boikot Produk Amerika dan Israel

Baturajaradio.com - Ribuan massa menggenakan gamis dan baju muslim ataupun jilbab menggucapkan Takbir dan Shalawat tak hentinya. Bendera Palestina dan lafadz Tauhid dikibarkan di depan Masijd Agung Palembang.
Tidak memandang usia dan pekerjaan sekitar 1500 massa yang memadati area Nol Kilometer kota Palembang , menyerukan suara membela Palestina sampai darah penghabisan.
20 ormas yang dari seluruh wilayah Sumsel yang tergabung dalam Aliansi Ummat Islam bersatu selamatkan Palestina turun ke jalan sebagai bentuk peduli atas penjajahan Israel.
Sebagai aksi Kecaman terhadap Donald Trump atas pemindahan Ibukota Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem menuai reaksi banyak pihak di dunia.

Di Indonesia gelombang protes besar-besaran terus terjadi sepekan ini.
Kota Palembang salah satunya melakukan Aksi Bela Palestina Jumat (15/12) di Bundaran Air Mancur Masjid Agung setelah selesai Sholat Jumat.
Aksi tersebut sebagai pernyataan sikap mengajak seluruh umat Islam untuk peduli sesama.
Bukan hanya orasi pembelaan Palestina tetapi aksi itu juga sebagai penggalangan dana.
Kordinator aksi bela Palestina, Doni Mailano mengatakan, "Ini sebuah pernyataan sikap atas terjajahnya ummat Islam di Palestina dan mengajak semua umat bersatu untuk membela Islam," jelasnya.
Aksi itu salah satunya menghimbau dan mengajak umat Islam untuk memboikot produk-produk Amerika Serikat dan Israel.
Ada pun tuntutan yang yang dilayangakan dari Aliansi umat Islam itu, antara lain :
-Menolak pendudukan Israel atas Palestina.
-Menolak dijadikannya Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan mendesak Amerika Serikat untuk mencabut keputusan dukungannya terhadap Israel.
-Mendesak PBB mencegah gerakan Genosida oleh Israel terhadap Palestina.
Meminta Pemerintah Republik Indonesia bersikap tegas dengan memutuskan hubungan Diplomatik dengan Amerika Serikat.
-Menyerukan Umat Islam seluruh dunia untuk bersatu di bawah bendera Organisasi Konfrensi Islam (OKI) untuk membela Palestina dan mempertahankan Masjid Al-Aqsa.
-Mengimbau seluruh masyarakat untuk memboikot produk-produk Amerika Serikat dan Israel.
-Menyerukan kepada seluruh umat Islam di dunia untuk berdoa dan menggalang dana demi kemenangan Palestina.
Saat ditanyai tentang tindakan selanjutnya doni menjelaskan,"Tunggu bagaimana Pemerintah nantinya, kita meminta ketegasan untuk mendukung Palestina bukan hanya kecaman," ujarnya.
Disisi lain, Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia wilayah Sumsel telah melayangkan surat keberatan atas Jerusalem sebagai Ibukota Israel dan meminta pemberhentian perang. Hal ini dijelaskan wakil sekretaris ICMI Sumsel.
" Kami sudah melayangkan surat keberatan ke Presiden untuk kemerdekaan Palestina". Ujar nya.
(http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.