Header Ads

MASIH BANYAK WARGA OKU BELUM LENGKAPI DOKUMEN KEPENDUDUKAN

Baturajaradio.comSebagian besar masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) belum melengkapi dokumen kependudukan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Rasidi didampingi Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk (P3) Pramudiya SE.

Dalam hal ini, pihaknya terus menghimbau masyarakat. Salah satu caranya yakni jemput bola dengan menyiapkan mobil keliling pembuatan dokumen kependudukan.

"2018 awal nanti jemput bola mulai akan dilakukan, sebab mobilnya masih disulkan," ucap Rasidi.

Setidaknya ada 15 baliho himbauan yang akan disebar di setiap kecamatan guna mendukung program kelengkapan dokumen bagi masyarakat.

Dokumen seperti, KK, KTP elektronik  KIA, Akta Kelahiran, akta Kematian, akta perceraian, akta pengakuan anak serta lainnya sangat dibutuhkan apalagi saat ini semua menggunakan dokumen data kependudukan.

"Untuk anggaran pembuatan baliho saya lupa berapa yang jelas ada 15 tiang. Dua dipasang di kantor Disdukcapil, 13 untuk setiap kecamatan," katanya.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk (P3) Pramudiya, menambahkan bahwa jumlah penduduk OKU yang terdata pada semester satu ini mencapai 357502 jiwa yang terdata dari Kemendagri.

"Tetapi baru 49828 jiwa yang telah memiliki KTP elektronik per September 2017. Sementara jumlah yang wajib e-KTP 249502 jiwa, sementara jumlah yang baru merekam 232235 jiwa hingga semester satu atau bulan sampai bulan ini," jelasnya.

Disinggung mengapa masih banyaknya jumlah penduduk yang belum terdata KTP elektronik, Parmudiya mengatakan salah satunya sering terjadinya kekosongan blanko serta masih banyaknya masyarakat yang belum sadar karena berbagai alasan.

"Kan ada yang rumah di talang-talang kebun, alasan mereka jauh dari kecamatan. oleh karena itu jemput bola jadi salah satu solusi," pungkasnya. (rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.