Header Ads

Bantu KAI Selamatkan Aset, KPK: Ada yang Tumpang-Tindih


Baturajaradio.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Dirut KAI) Edi Sukmoro meminta bantuan KPK terkait penyelamatan aset. Edi menyebut ada beberapa aset KAI di berbagai kota yang perlu dicarikan solusi.

"Aset-aset yang masih ada 2 kategori. Satu, yang sudah masuk ke ranah hukum, ada yang memang butuh ditertibkan sedikit saja. Nah ini ada beberapa yang sudah masuk ke dalam hukum. Mudah-mudahan asistensi ini bisa menyelesaikan masalah," kata Edi di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2017).

Edi menyebut aset-aset itu berada di Medan, Lampung, Semarang, hingga Madiun. Dia pun meminta pendampingan KPK dalam urusan itu.



"Ya kita minta diasistensi atau didampingi terus mengembalikan aset-aset negara ini, sehingga harapan kami jika aset-aset ini bisa kita tata kembali maka angkutan massal yang berbasis rel KA yang dikehendaki pemerintah ini bisa berjalan dengan lancar," sebut Edi.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyebut permasalahan yang dihadapi KAI itu terkait aturan yang tumpang-tindih. Saut pun memastikan KPK mendampingi KAI.

"KPK tidak hanya masuk di penindakan, tapi juga di pencegahannya. Akan ada juga sejumlah kementerian, sejumlah badan-badan lain yang kita akan ajak duduk sama-sama dengan PT KAI untuk membereskan beberapa, mencari solusi, karena ada yang tumpang-tindih. Nanti ini kita mau cari solusi apakah itu nanti perundangannya, tata kelolanya, dan bisnis prosesnya nanti kita lihat," kata Saut. (news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.