Header Ads

Djarot: Mal Pelayanan Publik Segera Diresmikan, Nunggu Jadwal Jokowi


Baturajaradio.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah merampungkan pembangunan Mal Pelayanan Publik. Mal pelayanan publik yang berada di Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut direncanakan sudah bisa beroperasi dua atau tiga hari ke depan.

"Beroperasi dalam minggu-minggu ini. Ini sudah siap sebetulnya. Memang butuh beberapa persiapan lagi, sedikit lagi. Mudah-mudahan dalam dua tiga hari lagi bisa diresmikan sambil nunggu jadwal dari Presiden (Jokowi)," kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, di Mal Pelayanan Publik, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (8/10/2017).



Djarot pun tak lupa menyampaikan terima kasihnya sekaligus mengapresiasi kinerja jajarannya yang mampu merampungkan mal tersebut dalam kurun waktu 3 Minggu. Dari mulai penataan interior, eksterior, hingga desain dan sistemnya.


"Saya mengucapkan terima kasih, mengapresiasi pada seluruh teman-teman yang kerjanya 24 jam. Dalam waktu 3 minggu, sudah bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Dan ini semua karena semangatnya sama," ujarnya. 


Ada 328 layanan yang ada di mal pelayanan publik tersebut. 296 layanan dari Pemprov DKI dan 32 layanan berasal dari 7 Kementerian maupun lembaga.

Layanan tersebut di antaranya, Ditjen Imigrasi, Ditjen AHU, Kanwil BPN, BKPM, Polda metro, Bank DKI, Dirjen Pajak, PLN, Dirjen Bea Cukai, BPRD Pajak, Jasa Raharja, BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaan, Dinas Dukcapil DKI.

Djarot berharap ke depannya ada lebih banyak kementerian maupun lembaga yang akan membuka booth pelayanan di Mal Pelayanan Publik. 

"Tadi baru 32. Karena seluruh pelayanan di DKI masuk di sini sehingga kantor BPTSP secara bertahap yang ada di balai kota akan pindah di sini," ujarnya.

Senada dengan Djarot, Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalia juga berharap seluruh kementerian maupun lembaga bisa bergabung dalam Mal Pelayanan Publik ini. Ia pun meminta Pemprov DKI untuk menyediakan tempat yang lebih luas.

"Ke depan kami berharap dengan semakin banyaknya Kementerian lembaga ataupun swasta yang ingin bergabung di sini dapat disediakan tempat yang lebih luas," ujarnya.

Diah mengapresiasi kinerja Pemprov DKI yang segera merealisasikan pembangunan Mal Pelayanan Publik ini. Menurutnya, Mal pelayanan publik ini merupakan perpaduan sinergi berkumpulnya pelayanan publik tidak hanya dari pemerintah pusat, provinsi, begitu juga nantinya ada kabupaten maupun BUMN BUMD maupun layanan dari swasta. 

"Melalui serangkaian kegiatan rapat yang tidak terlalu lama. Cukup intens. Mal pelayanan publik dapat terealisasi," tuturnya.

Mal Pelayanan Publik merupakan komitmen Pemprov DKI untuk meningkatkan kemudahan dalam memberikan pelayanan. Sehingga angka easy doing bussiness di Indonesia bisa mencapai di bawah angka 50 pada tahun 2019 nanti.

Mal Pelayanan Publik dalam gedung bertingkat 12 lantai tersebut, terdiri atas 3 lokasi pelayanan dan 8 lokasi back office. Lantai 1-2 layanan publik Pemprov DKI, lantai 3 pelayanan publik kementerian maupun lembaga, sedangkan lantai 4 dan seterusnya back office. (news.detik)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.