Header Ads

Kurangi Pelanggaran, Polisi Gelar Operasi Simpatik di Jabodetabek

Baturaja Radio - Polisi akan menggelar Operasi Simpatik Jaya 2017 yang dimulai pada 1 Maret besok. Kegiatan yang akan berjalan selama tiga minggu ini digelar untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas serta meminimalisir kecelakaan lalu lintas dan tindak pidana kejahatan pencurian kendaraan bermotor.

"Tujuan operasi ini, pertama demi terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar dengan indikator menurunnya jumlah kecelakaan lalu lintas baik kualitas maupun kuantitas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono melalui keterangan tertulisnya, Selasa (28/2/2017).

Ia menambahkan, tujuan lainnya dari operasi simpatik ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Kemudian yang ketiga agar terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan membangun opini melalui penegakan hukum lalu lintas secara proporsional dan profesional.

Dalam operasi ini polisi akan mengedepankan kegiatan pre-emtif dan preventif. Polisi dan petugas terkait akan melakukan penertiban kondisi di jalan dan juga penegakan hukum (gakkum) terhadap pengguna jalan yang melanggar.

"Sasaran operasi lainnya ialah pengembalian fungsi trotoar dari ojek dan PKL, penertiban parkir di jalan berdasarkan rambu yang terpasang, kanalisasi sepeda motor di lajur kiri dan sterilisasi jalur busway," ujar Argo.

"Selain itu penindakan sepeda motor melawan arus, kendaraan yang melanggar yellow box atau garis setop, penggunaan rotator atau sirine pada kendaraan pribadi dan kendaraan yang menggunakan pelat nomor tidak sesuai spesifikasi teknis," sambungnya.

Dalam operasi ini selain kegiatan gakkum, juga akan ada kegiatan seperti kampanye keselamatan berkendara, kegiatan kemanusiaan dan pelayanan lain di bidang lalu lintas. Argo mengatakan dalam operasi ini ada 2.000 personel kepolisian yang dikerahkan.

"Ada Satgasda sebanyak 950 personel dan satgasres sebanyak 1.050 personel. Sehingga total ada 2.000 personel," tutur Argo.

Target operasi dari operasi ini digelar di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Berikut adalah lokasi yang akan disasar pada Operasi Simpatik:

A. Langgar Rambu atau Marka dan Lawan Arus Di 5 Wilayah DKI Jakarta:
1. Jl. Letjen Suprapto, Jakarta Pusat
2. Jl. Simpang Lima Senen, Jakarta Pusat
3. Jl. Yos Sudarso, Jakarta Utara
4. Jl. Gunung Sahari, Jakarta Utara
5. Jl. S. Parman / TL Slipi, Jakarta Barat
6. Jl. Slipi Jaya, Jakarta Barat
7. Robinson Pasar Minggu, Jakarta Selatan
8. Jl. Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan
9. Lampu Merah Pasar Rebo, Jakarta Timur
10. Cawang / Uki – Pasar Rebo, Jakarta Timur

B. Langgar Rambu / Marka Dan Lawan Arus Di Non DKI Jakarta
1. Jl. Sudirman, Tangerang Kota
2. Jl. Thamrin, Tangerang Kota
3. Jl. Dewi Sartika atau Jalan Raya Ciputat, Tangerang Selatan
4. Jl. Raya Serpong atau BSD, Tangerang Selatan
5. Jl. P1 Bandara Soekarno-Hatta
6. Jl. P2 Bandara Soekarno-Hatta
7. Jl. Margonda, Depok
8. Jl. Juanda, Depok
9. Jl. Ahmad Yani, Bekasi Kota
10. Jl. Juanda, Bekasi Kota
11. Jl. Raya Urip Sumoharjo, Kabupaten Bekasi
12. Jl. Raya Cikarang Cibarusa, Kabupaten Bekasi
13. Jl. Banda Pelabuhan
14. Jl. Pasoso Pelabuhan
(https://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.