Header Ads

Jokowi: Trans Papua Dibangun Siang Malam Agar Ada Keadilan

Baturaja Radio - Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu yang tengah digenjot, ialah pembangunan jalan Trans Papua sepanjang 4.330,07 kilometer (km).

Jokowi menyebut, pembangunan jalan tembus yang sebagian besar membelah hutan dan gunung di Papua itu dilakukan siang malam. Hal itu perlu dilakukan untuk mengejar ketertinggalan di 2 provinsi paling Timur Indonesia tersebut.

"Trans Papua kita kejar siang malam, untuk apa? Agar ada keadilan seluruh Indonesia, di seluruh wilayah tanah air kita," tegas Jokowi di depan ribuan WNI yang memenuhi International Convention Center (ICC) Sydney, Australia, Minggu (26/2/2017).


Jokowi menuturkan, jalan Trans Papua yang memanjang dari Sorong di Papua Barat, sampai Merauke di Papua ini sudah seluruhnya tersambung. Namun demikian, belum seluruhnya jalan Trans Papua sudah beraspal.

"Belum diaspal, maskimal 2018 diaspal semua, sampai Februari kemarin sudah terbuka semua, tapi belum diaspal. Nanti saya akan coba bulan depan (cek) dari Wamena ke bawah di Merauke," ujar dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, problem belum terbangunnya Trans Papua terjadi karena budaya saling tunggu di birokrasi, terutama yang menyangkut perkara perencanaan.

"Karena belum diaspal, tak apa buka dulu. Jangan tunggu-tunggu, harus diaspal dulu, tunggu dulu, saya bilang segera dimulai, nanti kalau sudah berjalan saya akan cek, kalau bekerja seperti itu, enggak akan pernah mulai, tunda, tunda tunda, seperti itu," tandas Jokowi. (detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.