Header Ads

SATU KASUS KORUPSI 2016 DIKEJAR SELESAI 2017

Baturaja Radio - Jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah (PR) yang belum diselesaikan khususnya gangguan kamtibmas selama periode 2016. Polres OKU menargetkan semua PR di periode 2017.

"Beberapa kasus yang belum selesai ini menjadi PR kami. Tentu akan menjadi pekerjaan rumah kami agar bisa segera diselesaikan pada tahun ini (2017)," kata Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan kepada RMOL Sumsel, Minggu (1/1).

Menurutnya, ada beberapa kasus yang belum diselesaikan. Diantaranya satu kasus korupsi. Ditargetkan awal tahun 2017 bisa diselesaikan. Berkasnya bisa lengkap dan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

"Ada empat berkas untuk kasus korupsi dalam satu kasus. Kerugian negaranya mencapai ratusan juta rupiah," imbuhnya.

Leo menambahkan selama 2016 tindak kriminal di OKU menurun. Seperti kasus pencurian dengan pemberatan pada 2015 terdapat 210 kasus. Selesai 59 kasus penyelesaian sekitar 20,09 persen. Sedangkan 2016 terdapat 18 kasus dengan penyelesaian 72 kasus atau 40 persen.

Selanjutnya pencurian dengan kekerasan (curas). Pada 2015 terdapat 102 kasus dengan penyelesaian 44 kasus atau 43,13 persen. Sedangkan 2016 ada 60 kasus dengan penyelesaian 27 kasus atau 45 persen.

Selanjutnya, pencurian sepeda motor pada 2015 terdapat 71 kasus dengan penyelesaian 6 kasus atau 8,45 persen. Pada 2016 terdapat 56 kasus dengan penyelesaian 8 kasus atau 14 persen. Narkoba tahun lalu terdapat 96 kasus semua selesai. Pada 2016 ada 87 kasus semuanya selesai.

Sedangkan lain-lain pada 2015 ada 450 kasus dengan penyelesian 254 kasys atau 50,42 persen. Pada 2016 ada 385 kasus penyelesaian 203 kasus atau 52,72 persen. Jumlah total kasus selama 2015 ada 934 kasus dan penyelesaian ada 463 atau 50,42 persen. Sedangkan pada 2016 ada 773 kasus dengan penyelesaian 401 persen atau 48,12 persen.

"Curas dan curat sangat signifikan turun sampai 30 hingga 40 persen. Polres OKU sangat konsentrasi untuk penurunan signifikan. Ini peran bersama untuk terus melakukan penekanan," imbuhnya (rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.