Header Ads

Kunjungi Ponpes Soko Tunggal, Ahok Minta Didoakan

Baturaja Radio - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkunjung ke Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal pimpinan Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril. Kepada Gus Nuril, Ahok minta didoakan agar terpilih kembali untuk memimpin Jakarta 2017 sampai 2022.

Ahok mengaku perjuangannya bersama Djarot Saiful Hidayat sudah tanggung untuk diselesaikan. "Perjuangan saya dan Djarot untuk Jakarta belum selesai, masih nanggung. Kami minta izin untuk menyelesaikan," kata Ahok saat bersilaturahmi di Ponpes Abdurrahman Wahid Soko Tunggal, Cipinang, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (9/1/2017).

Selain minta doa untuk Pilgub DKI 2017, Ahok juga mengatakan dirinya pasrah dengan statusnya sebagai terdakwa kasus dugaan penistaan agama. Ahok berharap, bisa mendapatkan hikmah dari segala permasalahan yang dihadapinya.

"Saya berharap kegaduhan ini ada hikmahnya. Saya kan sudah terdakwa, nasib saya sekarang ada di Tuhan. Selain itu ada di tangan lima hakim dan jaksa," ujarnya.

Ahok bersama Gus Nuril sempat menggelar pertemuan tertutup di Ponpes tersebut. Seusai pertemuan, Ahok membeberkan apa saja yang mereka berdua bicarakan.

"Saya terkesan cerita beliau (Gus Nuril), beliau sangat tahu sejarah dari zaman Wali Songo sampai masa depan dunia. Saya tertarik dengan revolusi mental, tol laut, tadi sempat cerita soal Jalur Sutera juga, itu kan jalur perdagangan. Itu sudah dari lama, dari sebelum Wali songo," papar Ahok.

"Kalau semua sudah selesai (Pilgub DKI 2017 dan persidangan) saya mau tanya-tanya lagi kesini. Dunia ke depan, yang menguasai lahan, penduduk banyak, bisa mengusai laut itu yang menguasai dunia. Itu Indonesia, ini luar biasa," lanjutnya.

Di akhir silaturahminya dengan Gus Nuril, Ahok mengatakan bahwa Gus Nuril adalah orang yang mau berjuang untuk keutuhan NKRI. Ahok berharap, dirinya dan Gus Nuril bisa menghadirkan keadilan sosial untuk semua masyarakat.

"Semoga kita semua bisa menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tutup Ahok
(https://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.