Header Ads

Korut Ancam Luncurkan Rudal Balistik yang Bisa Menjangkau AS

Baturaja Radio - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengancam akan melakukan uji coba rudal balistik antarbenua dari lokasi yang ditetapkan pemimpin Kim Jong Un. Disebutkan bahwa kebijakan-kebijakan AS yang memusuhi negeri komunis itu sebagai penyebab pengembangan senjata nuklirnya.

Uji tembak rudal balistik antarbenua atau intercontinental ballistic missile (ICBM) itu disebutkan siap dilakukan kapan saja.

"ICBM akan diluncurkan kapan saja dan di mana saja yang ditentukan oleh pemimpin tertinggi kantor pusat DPRK (Korut)," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut seperti dikutip kantor berita resmi Korut, KCNA, seperti dilansir Reuters, Senin (9/1/2017).

"AS sepenuhnya disalahkan karena telah mendorong DPRK mengembangkan ICBM karena mati-matian menempuh kebijakan anakronistik yang bermusuhan terhadap DPRK selama beberapa dekade untuk mengganggu kedaulatan dan hak-hak vitalnya," demikian disampaikan juru bicara tersebut.

Menanggapi hal itu, Menteri Pertahanan AS Ash Carter mengatakan, kemampuan senjata nuklir dan program pertahanan rudal balistik Korut merupakan "ancaman serius" bagi AS. Ditegaskannya, AS pun siap menembak jatuh rudal yang diuji coba oleh Korut.

"Kami hanya akan menembak jatuh rudal-rudal itu jika itu mengancam, yakni jika rudal itu mengarah ke wilayah kami atau wilayah sekutu-sekutu dan teman-teman kami," tegas Carter.

Jika telah sepenuhnya dikembangkan, sebuah rudal ICBM Korut bisa mengancam benua AS, yang berada sekitar 9 ribu kilometer dari Korut. Kebanyakan ICBM memiliki jarak jangkauan minimum sekitar 5.500 kilometer, namun sejumlah ICBM dirancang untuk menjangkau hingga sejauh 10 ribu kilometer atau lebih.(detik..com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.