Header Ads

KPU: Tren Baru, Peserta Pilkada Serentak 2017 Menurun Drastis

Baturaja Radio - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan kilas balik kinerja selama 2016. Pelaksanaan Pilkada serentak untuk kali kedua menjadi hal yang ditonjolkan oleh KPU.

"Tahun 2016 ini kami juga telah memulai tahapan pilkada serentak 2017, dimulai pada pertengahan 2016. Selain itu perlu kami informasikan bahwa ada 101 daerah yang mengikuti pilada serentak di mana kami optimis tidak akan ada lagi pilkada susulan yang tidak serentak karena masalah sengketa pencalonan," ujar Ketua KPU Juri Ardiantoro di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2016).

Juri menyebut jumlah pasangan calon tahun ini menurun dari tahun sebelumnya. Sehingga ada peningkatan jumlah calon tunggal di Pilkada sekarang, dari 3 menjadi 9 wilayah.

"Untuk catatan pilkada 2017, perlu saya sampaikan bahwa sementara ini pada sisi kepesertaan sebenatnya menurun drastis, rata rata calon paling banyak 2 sampai 3 paslon. Ini sepertinya ada tren baru," ungkap Juri.

Pada pelaksanaan Pilkada serentak, sebetulnya pasangan calon diperbolehkan memperbanyak alat peraga sebanyak 150% dari yang disediakan KPU. Namun, kata Juri, pasangan calon yang berlaga saat ini lebih suka menemui masyarakat secara langsung.

"Saat ini Pilkada kita sudah sampai pada tahap kampanye, ya memang keluhannya masih sama seperti pilkada 2015, Pilkada itu sepi, karena tidak sama dengan model lama, walaupun untuk pengaturan kampanye boleh untuk menambah bahan kampanye 150% dari yang sudah diberikan oleh KPU. Tapi pasangan calon lebih banyak yang memilih untuk jalan bertemu dengan masyarakat secara langsung," tutur Juri.(https://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.