Header Ads

Kesuburan dan Kekayaan Indonesia Menjadi Incaran Bangsa Lain

Baturaja Radio - Kesuburan wilayah ekuator khususnya Indonesia yang berada di sepanjang garis katulistiwa memiliki kesuburan tanah dan kekayaan yang berlimpah.

Potensi ini menjadi salah satu daya tarik bangsa-bangsa asing ingin mengincar Negara Indonesia. Hal itu dikatakan Panglima TNI AD Jenderal Gatot Nurmantyo dalam arahan tertulisnya yang disampaikan Kodim 0403/OKU melalui Pabung Mayor Inf Ihara Warsa .

Sosialisasi arahan Panglima TNI ini dipusatkan di atrium Citimall Baturaja Selasa (15/11/2016). Potensi vegatasi (cocok tanam sepanjang tahun) membut Negara Indonesia makmur sepanjang masa. Potensi inilah yang menjadi rebutan bangsa-bangsa non ekuator.

Kemudian Indonesia Negara Kepulauan terbesar didaerah Ekuator memiliki garis pantai ke-2 terpanjang di daaerah ekuator. Luas Laut 5,8 juta KM. Kekayaan-kekayaan laut yang berlimpah meliputi rumput laut, terumbu karang, garam, ikan yang berlimpah , minyak di dasar laut , mutiara dan aneka kekayaan laut Indonesia sangat diincar bangsa –bangsa lain.

Kemudian persaingan global dengan potensi yang dimiliki Bangsa Indonesia membuat mata dunia melirik Indonesia. Persaingan ekonomi, Gross Domestic Product Indonesia menempati urutan nomor 8 di dunia ( keseimbangan daya beli mengacu pada kurs valas serta semua harga komoditi).

Kemudian Indonesia memiliki kepercayaan konsumen tertinggi nomor 3 didunia (indeks kepercayaan konsumen sebesar 115).

Kemudian Indonesia menempati peringkat ke-2 negara yang paling optimis (penduduk yang berpilkiran bahwa dunia menjadi lebih baik). Beberapa keunggulan yang dimiliki Negara Indonesia ini disatu sisi merupakan berkah yang luar baisa namun disisi lain merupakan ancaman yang harus diantisipasi karena menjadi incaran bangsa-bangsa lain.

Seluruh elemen bangsa kata Panglima, harus paham tentang potensi Negara Indonesia khusunya generasi penerus bangsa. Bangsa Indoensia harus sama –sama mencegah hasutan, provokasi dan adu domba terhadap rakyat.

Ajak seluruh anak bangsa mewujudkan stabiitas kemanan dan politik, NKRI tidak terpecah belah demi terwujudnya iklim usaha yang kondusif, pertumbuhan ekonomi untuk mewujudkan kesejahtraan rakyat.
Menyikapi kompetisi global Panglima TNI dalam arahannya mengajak seluruh komponen bangsa harus paham situasi, bersatu, bersama-sama mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang. (tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.