Header Ads

Ketua MPR Geram dengan Prostitusi Anak untuk Gay: Gila, Rajam Kalau Perlu!

Baturaja Radio - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan tak bisa menyembunyikan kegeramannya atas terbongkarnya kasus prostitusi anak untuk gay di Bogor, Jawa Barat. Dia pun meminta polisi mengusut tuntas kasus yang telah menjadikan 99 anak-anak di bawah umur menjadi korbannya itu.

Zulkifli juga meminta germo dan pelaku yang menjual anak-anak di bawah umur itu agar dihukum seberat-beratnya. Bila perlu dengan hukuman rajam.

"Rajam kalau perlu, ada anak-anak dijual untuk iblis. Lebih keras lagi kalau perlu," kata Zulkifli Hasan usai mengisi acara soal kebencanaan yang digelar Muhammadiyah di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (1/8/2016).

Rajam dikenal dalam hukum Islam yang diberlakukan bagi pezina atau pelaku aktivitas seksual tidak sah lain dengan cara dilempari batu hingga meninggal.

"Gila itu, ada ya kayak gitu? Itu iblis itu," kata Zulkifli geram.

Zulkifli tak habis pikir dengan temuan kasus yang terjadi di Bogor itu. Dia mendorong Mabes Polri untuk mengusut tuntas dan menghukum semua pelaku yang terlibat dalam perdagangan anak itu.

"Itu biadab! Langgar kemanusiaan. Karena itu harus minta diusut tuntas dan dihukum seberat-beratnya. Keterlaluan, kok ada manusia gitu dagangkan anak untuk layani orang menyimpang. Itu pelanggaran berat, harus ditindak keras," papar Zul yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

"Anda punya anak? Kalau saya tak habisi (pelakunya)!," tegasnya sambil berlalu.

Pengungkapan kasus ini dilakukan Mabes Polri dengan menangkap seorang mucikari berinisial RA. Kemudian dari hasil penelusuran ada 99 anak yang diperjualbelikan kepada para pelaku gay dengan bayaran Rp 100-150 ribu.(detik)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.