Header Ads

Meski Keluarga Belum Dapat Kabar, Menlu: Sandera Abu Sayyaf Sudah Pulang

Baturaja Radio - Keluarga dari salah satu dari dua korban sandera Abu Sayyaf yang berhasil melarikan diri, Ismail, mengaku belum dapat kabar jika Ismail sudah ada di Indonesia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membantah kabar tersebut.

"Sudah (tahu), orang diserahkan ke keluarga kok. Udah kita serahkan ke keluarga, udah tanda tangan ada saksinya dan sebagainya," ujar Retno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8/2016).

Namun Retno mengatakan, pihak kedua keluarga meminta agar diberikan ruang privasi. Masyarakat, kata dia, harus menghormati hal tersebut.

"Tapi sekali lagi keluarga dan saya minta temen temen untuk menghormati keinginan keluarga. Mereka minta untuk dihormati privasinya. Itu harus dilakukan," ungkapnya.

"Pada saat keluarga sudah meminta privasi maka kita harus lakukan untuk menghormati itu," tegasnya.

Sebelumnya, Marwah istri Ismail, yang ditemui wartawan di rumahnya, di Sanggalea, jalan Poros Provinsi, Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (31/8/2016), menyesalkan sikap Kemenlu RI yang tidak memberikan informasi tentang kejelasan nasib suaminya.

"Sepekan lalu, kami sudah datangi kantor Kemlu di Jakarta untuk mendapatkan kepastian kapan Ismail bisa dibawa dari Filipina ke Indonesia. Tapi seolah-olah informasi itu tertutup buat kami. Selama ini kami sama sekali belum dihubungi oleh pihak Kemenlu," ujar Marwah.

Orangtua Ismail sendiri, Tiro, mengaku kaget melihat berita terkait pernyataan Menlu RI Retno Marsudi yang menyebutkan kedua korban sandera yang berasal dari Sulawesi Selatan telah dikembalikan ke keluarganya.

"Kami kaget. Kalau memang sudah diserahterimakan, lalu sekarang di mana Ismail berada. Kalau memang sudah tiba di Indonesia, mengapa Ismail belum menghubungi keluarga besarnya di Maros," pungkas Tiro.(detik)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.