Header Ads

34 Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan 17 Agustus

Baturaja Radio - Perang terhadap penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan Indonesia terus dilakukan. Pada 17 Agustus nanti, akan ada 34 kapal pelaku illegal fishing yang akan ditenggelamkan.

"Satgas 115 akan kembali melakukan pemusnahan barang bukti pelaku penangkapan ikan secara ilegal pada tanggal 17 Agustus 2016 sejumlah 34 kapal," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam keterangan pers, Senin (1/8/2016).

Penenggelaman ini akan dilakukan di 8 lokasi yakni di Tarakan, Batam, Tarempa Kepulauan Riau, Bitung, Ternate dan Morotai. Kali ini, penenggelaman ini tidak akan menggunakan bahan peledak melainkan dengan membocorkan kapal.

Aksi ini dilakukan oleh Satgas 115 yang berisikan personel Bakamla, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Baharkam Polri dan TNI AL. Hingga Juli 2016, sudah ada 28 kapal yang dimusnahkan baik kapal asing maupun milik dalam.

"Sampai Juli 2016, telah dilakukan pemusnahan sebanyak 176 barang bukti pelaku illegal fishing," terangnya.

Secara umum, modus pelanggarannya yakni menangkap ikan tanpa dokumen yang sah di wilayah Indonesia, menggunakan alat tangkap terlarang dan munculnya kembali aktivitas pengeboman ikan. Untuk pengeboman ini terjadi di perairan Solor Selatan, Flores Timur, Provinsi NTT; perairan Pulau Gelasa Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung; dan Perairan selatan Pulau Kodingareng, Provinsi Sulawesi Selatan.(detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.