Header Ads

Menteri Basuki: Jalur Mudik di Seluruh Indonesia Sudah Siap 90 Persen

Baturaja Radio - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memastikan jalur mudik secara nasional sudah siap 90 persen. Sejumlah perbaikan sudah dilakukan dan penanganan masalah di jalur mudik juga sedang berlangsung.

"Sejak H-30 sudah tugaskan Eselon 1 ke Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi untuk cek jalur, 90 persen siap," kata Basuki saat memantau rob di Jalur Pantura Terboyo Semarang, Minggu (19/6/2016).

Terkait jalur mudik di Jawa Tengah, Basuki yakin akan lancar karena rob di Pantura Semarang akan diatasi dengan tanggul karung dan menambah pompa penyedot rob. Sedangkan jembatan Sipait di jalur Pantura Pekalongan ditargetkan bisa dilewati pemudik pada H-6 Lebaran.

"Sipait itu diusahakan H-6 bisa dilewati. Itu paling berat. Jembatan Bailey juga disiapkan," ujar Basuki.

Di bagian selatan Jawa Tengah, pengerjaan jalur lingkar Sumpiuh di Banyumas akan berdampak pada kelancaran lalu lintas. Lokasi tersebut selalu menjadi langganan macet ketika arus mudik dan balik Lebaran.

"Jalan lingkar Sumpiuh yang tadinya 2 jalan nasional karena rel kereta api, sekarang tidak kena lagi. Mau diresmikan pak Gubernur. Di sana tidak ada kemacetan lagi, biasanya macet total," ucapnya.

Sejumlah ruas tol juga akan membantu kelancaran arus mudik, contohnya tol Pejagan-Pemalang yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi. Selain itu tol Bawen-Salatiga juga bisa digunakan darurat untuk menghindari kemacetan di Kota Salatiga ketika arus mudik.

"Nanti di Bawen keluar sedikit masuk lagi tol langsung lewat Salatiga, untuk menghindari kota. Di Solo juga nanti bisa masuk tol namun fungsional, belum beroperasi, keluarnya di Sragen, Ngawi. Insya Allah siap," tegasnya.

Dari tahun ke tahun pemerintah berusaha memecahkan masalah kemacetan saat arus mudik. Basuki berharap tahun depan tidak ada lagi pembayaran di pintu tol sehingga kelancaran terjamin.

"Ini pembayaran tol diiintregasikan, misalnya Jakarta ke Brebes Timur, jadi yang tadinya 7 pintu jadi 3 pintu. Tahun depan semoga tidak ada pintu lagi," terangnya.(http://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.