Header Ads

Credit Suisse PHK 2.000 Karyawan

Baturaja Radio - Bank raksasa asal Swiss, Credit Suisse, berencana melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 2.000 karyawannya. PHK dilakukan di seluruh dunia.

Bank asing itu sudah memangkas 4.000 tenaga kerja bulan lalu. Hal ini dilakukan dalam rangka efisiensi perusahaan dengan target menghemat hingga 800 juta franc setahun (Rp 1 triliun).

"Biaya operasional yang tinggi dan situasi pasar yang tidak kondusif," kata Credit Suisse dalam keterangan tertulis terkait alasan dilakukannya PHK, seperti dikutip dari BBC, Rabu (23/3/2016).

Saat ini Credit Suisse dipimpin oleh CEO Tidjane Thiam pada Juli lalu setelah enam tahun sebelumnya memimpin Prudential cabang Inggris.

Ia mengatakan, kinerja industri perbankan secara global masih mengecewakan sehingga berdampak kepada kinerja perusahaan.

"Maka dari itu, kami sudah mengambil langkah untuk mengurangi jumlah tenaga kerja yang tidak akan mempengaruhi strategi kami ke depan," katanya.

Credit Suisse juga menggabungkan beberapa divisi bisnis jadi satu, dan melepas produk yang kurang menguntungkan.

Pada triwulan pertama tahun ini, Credit Suisse disebut-sebut mengalami kerugian terutama gara-gara biaya reorganisasi senilai US$ 346 juta. (detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.