Harga Karet di OKU Tembus Rp20.800 Perkilogram
baturajaradio.com Harga karet di Kabupaten OKU sejak sepekan terakhir sudah tembus dikisaran Rp20.800 perkilogram. Harga ini sedikit lebih mahal ketimbang beberapa pekan sebelumnya yang masih dikisaran Rp19.000 perkg.
"Alhamdulilah sekarang harga karet sudah semakin mahal," kata Dodi, petani karet asal Lubuk Raja, Kabupaten OKU, Minggu (13/9).
Pengakuan serupa juga diutarakan Ari, petani karet asal Lubuk Batang. "Sekarang memang harganya mahal, namun sayang produksi karet selama musim kemarau ini menurun dratis," keluhnya.
Menurut Ari, sejak musim kemarau ini produksi karet di kebunnya sudah turun dratis. Nyaris 50 persen dibandingkan saat musim hujan.
"Saat cuaca normal biasanya setiap dua pekan sekali bisa mengantongi uang Rp4 juta. Namun saat musim kemarau ini untuk dapat uang Rp2 juta saja rasanya sangat susah. Karena getah karetnya kering," ungkapnya.
Ironisnya lagi saat harga karet lagi mahal seperti sekarang ternyata sering dimanfaatkan oleh pencuri untuk beraksi.
Akhmad, salah satu petani karet di Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU, mengatakan sudah beberapa petani karet yang menjadi korban aksi pencurian beku karet di kebun karet.
Sepekan terakhir ini saja setidaknya sudah ada tiga petani yang menjadi korban. "Karet beku aku belum sempat diangkat sudah didahului maling, rugi nian aku ado sekitar 50 kg digasak pencuri," keluh Akhmad.
Menurut ayah dua anak ini, aksi pencurian memang sudah cukup meresahkan. Saat harga karet mulai berangsur membaik, pencuri mulai beraksi.
Keluhan serupa juga disampaikan Ismail (45), petani karet di Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji yang juga mengungkapkan saat ini memang sedang rawan pencurian beku karet.
Beberapa warga sedesanya sudah banyak yang menjadi korban pencurian beku karet.
Pelaku mencuri getah karet di saat pemilik kebun sedang tidak berangkat ke kebun karena ada keperluan, di waktu itu pencuri menggasak getah beku milik petani karet.
Kami pemilik kebun yang kebetulan tidak berangkat ke kebun karena ada warga yang meninggal, pas kami nak ngangket balam dak tahunya didului maling," kata Mail.
Untuk mengantisipasi aksi pencurian yang sering menggasak beku karet, penyadap karet sekarang terpaksa menunggu getah di penampungan sampai beku.
Setelah getah karet di penampungan beku, langsung diangkat dan dibawa pulang ke rumah. Bersyukur di musim kemarau ini getah lebih cepat membeku.
Petani karet mengaku sulit memergoki pencuri getah beku ini karena pencurinya sangat licin.
Saat beraksinya sulit ditebak, kadang-kadang malam hari dan kadang saat petani karet tidak ke kebun karena ada keperluan lain yang tidak bisa ditinggalkan seperti kematian dan warga yang hajatan. (len)
sumber ; https://palpos.disway.id/ogan-komering-ulu/read/721401/harga-karet-di-oku-tembus-rp20800-perkilogram
Tidak ada komentar