Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Bupati OKU Turun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan di Baturaja, Ajak Warga Waspadai Karhutla



baturajaradio.com - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., bergerak cepat turun langsung ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api yang melahap lahan kosong di Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Rabu (2/9/2026).

Berbekal laporan dari masyarakat, Bupati bersama jajaran Polres OKU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan langsung mendatangi titik api.

Dalam penanganan tersebut, BPBD mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Bupati bersama tim gabungan tampak berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu satu jam. Berdasarkan data BPBD, luas lahan yang terbakar dalam insiden tersebut mencapai satu hektar.

“Alhamdulillah, berkat gerak cepat dari teman-teman semua, api dapat dipadamkan sebelum menjalar ke lahan yang lain,” ujar Teddy, Rabu (2/9/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tanggap melaporkan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lingkungan masing-masing, sehingga petugas dapat dengan cepat merespon sebelum api meluas.

Dalam kesempatan itu, Teddy mengimbau masyarakat OKU agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Ia mengingatkan bahwa dampak karhutla sangat luar biasa dan dapat mengganggu seluruh lini kehidupan masyarakat jika tidak terkendali.

“Mari sama-sama menjaga lingkungan mulai dari lingkungan terdekat saja dulu, jangan sampai OKU masuk dalam titik terparah kebakaran hutan dan lahan karena akan berdampak luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten OKU saat ini berada di urutan ke-11 dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang terdampak karhutla, dengan catatan 65 titik panas (hotspot).

Kendati demikian, berdasarkan data IQAir, kualitas udara di OKU masih berada dalam kategori sedang dengan polutan utama PM2.5 sebesar 44,5 mikrogram per meter kubik, yang sedikit melebihi ambang batas panduan aman harian WHO.

Bupati juga mengaku bersyukur karena wilayah OKU sempat diguyur hujan cukup deras usai warga menunaikan shalat istisqa pada malam 28 Agustus lalu.

Curah hujan di penghujung bulan tersebut dinilai membawa berkah karena berhasil memadamkan beberapa titik api dan memperbaiki kualitas udara.

Ia pun terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melapor jika mendapati adanya kemunculan titik api di sekitar tempat tinggal mereka. 

sunber : https://palembang.tribunnews.com/sumsel/1327533/bupati-oku-turun-langsung-padamkan-kebakaran-lahan-di-baturaja-ajak-warga-waspadai-karhutla

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.