Dispusip OKU Tingkatkan Tata Kelola Perpustakaan Sekolah
Baturaja Radio.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meningkatkan tata kelola perpustakaan sekolah dengan membentuk Tim Pembinaan Perpustakaan (Baper) untuk membina sekolah-sekolah di wilayah setempat.
Kepala Dispusip OKU, Ahmad Azhar, Senin (22/6) mengatakan bahwa program pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata kelola, dan standarisasi perpustakaan sekolah.
Dia mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk membantu sekolah mengelola buku, mengadakan pojok baca, serta mengurus Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).
Dalam program tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) OKU untuk turun langsung ke sekolah-sekolah guna melakukan pembinaan sekaligus membantu pengurusan NPP.
"Hingga saat ini sekitar 50 sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten OKU sudah kami datangi. Sekolah-sekolah tersebut berada di Kecamatan Lengkiti, Lubuk Raja, dan Peninjauan,” kata Ahmad Azhar.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pengelolaan perpustakaan sekolah agar lebih tertib dan sesuai standar, tetapi juga mendata serta membantu pendaftaran perpustakaan yang belum memiliki NPP.
Dia menjelaskan, NPP merupakan kode identifikasi unik nasional yang wajib dimiliki setiap perpustakaan di Indonesia.
Keberadaan NPP menjadi bagian penting dalam pendataan dan pengembangan perpustakaan secara nasional.
Berdasarkan data sementara, kata dia, hingga saat ini masih terdapat sekitar 200 perpustakaan sekolah di Kabupaten OKU yang belum memiliki NPP.
Oleh sebab itu, Tim Baper melakukan upaya jemput bola dengan mendatangi sekolah secara langsung untuk melakukan pendataan dan membantu proses registrasi.
Kami ingin seluruh perpustakaan sekolah di OKU memiliki legalitas dan terdata secara nasional. Oleh sebab itu, tim terus bergerak ke lapangan agar proses pendataan dan pendaftaran NPP dapat berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Ahmad Azhar menegaskan, Dispusip OKU menargetkan seluruh perpustakaan sekolah yang belum memiliki NPP dapat terdaftar pada tahun 2026.
“Target kami sekitar 200 perpustakaan sekolah yang belum memiliki NPP bisa seluruhnya terdaftar dan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan tahun ini,” tegasnya.
Melalui program pembinaan tersebut, Dispusip OKU berharap kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah semakin baik sehingga mampu mendukung peningkatan budaya baca dan literasi di kalangan pelajar di Kabupaten OKU. (len)
https://palpos.disway.id/ogan-komering-ulu/read/716749/dispusip-oku-tingkatkan-tata-kelola-perpustakaan-sekolah
Tidak ada komentar