Sat Res PPA-PPO Polres OKU Intensifkan Patroli Prostitusi Online dan TPPO di Baturaja, Situasi Kondusif
empuan dan Anak (Sat Res PPA-PPO) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengintensifkan patroli operasional guna mengantisipasi tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak, prostitusi online, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah hukum Polres OKU.
Kegiatan patroli dilaksanakan pada Minggu malam hingga Senin dini hari (24–25 Mei 2026) mulai pukul 23.30 WIB hingga 02.00 WIB, dengan menyasar sejumlah hotel dan penginapan di kawasan Kota Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur, yang diduga rawan dijadikan lokasi praktik prostitusi terselubung.
Patroli dipimpin Kanit 1 PPO Sat Res PPA-PPO Polres OKU Ipda Erwinsyah, S.H., bersama personel di antaranya Briptu Aji Dwi Putra, Briptu M. Alfisyah Rifqintara, S.H., Bripda Safa Pernando, dan Bripda Fikri Audi.
Selain patroli langsung ke lokasi, petugas juga melakukan patroli siber (cyber patrol) dengan memantau aktivitas melalui aplikasi MiChat dan berbagai media sosial yang kerap disalahgunakan sebagai sarana transaksi prostitusi online maupun dugaan eksploitasi manusia.
Kasat PPA-PPO Polres OKU, AKP Yulia Fitri Yanti, S.Sos., M.Si., mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan potensi kejahatan terhadap perempuan dan anak sekaligus mencegah berkembangnya praktik prostitusi online dan perdagangan orang di wilayah OKU.
“Kegiatan ini merupakan upaya preventif dan deteksi dini dari Sat Res PPA-PPO Polres OKU dalam mencegah tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk dugaan prostitusi online dan perdagangan orang. Kami juga melakukan patroli siber guna memantau aktivitas yang berpotensi melanggar hukum,” ujar AKP Yulia Fitri Yanti.
Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas belum menemukan adanya indikasi tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak, prostitusi online maupun TPPO, dan situasi di wilayah hukum Polres OKU terpantau aman serta kondusif.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan pengawasan akan terus ditingkatkan, khususnya terhadap lokasi-lokasi yang dinilai rawan dijadikan tempat praktik prostitusi terselubung.
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ferry Zulfisni, mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan dugaan eksploitasi perempuan dan anak, prostitusi online, maupun tindak pidana perdagangan orang.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apabila mengetahui adanya indikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, prostitusi online, maupun perdagangan orang, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
sumber ; https://resoku.sumsel.polri.go.id/sat-res-ppa-ppo-polres-oku-intensifkan-patroli-prostitusi-online-dan-tppo-di-baturaja-situasi-kondusif/
Tidak ada komentar