Bus Pengangkut JCH OKU Timur Terguling
Baturajaradio.com - Insiden kecelakaan terjadi menjelang keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten OKU Timur yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Palembang.
Sebuah bus yang mengangkut jemaah bersama pengantarnya mengalami kecelakaan tunggal.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Belitang, tepatnya di Desa Karang Kemiri (BK 8), Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, pada Senin (20/4) sekitar pukul 14.15 WIB.
Bus Putra Sulung dengan nomor polisi B 7050 WB dikemudikan Johan (42), warga Desa Tulus Ayu, Kecamatan Buay Madang Raya.
Kendaraan tersebut membawa 31 penumpang yang terdiri dari JCH asal Desa Pelita Jaya dan para pengantar.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang mengalami luka ringan, tiga orang mengalami patah tulang, sementara 24 penumpang lainnya selamat tanpa cedera.
Bus diketahui terguling ke sisi kanan jalan, dengan bagian belakang kendaraan menggantung di atas saluran irigasi Sungai Komering.
Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Charitas Belitang untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah satu saksi, Iskandar (45), warga Desa Pelita Jaya, mengungkapkan bahwa bus sempat keluar dari badan jalan ke arah kiri sebelum sopir membanting setir ke kanan hingga akhirnya terguling.
Kapolsek Belitang I, AKP Johan Syafri, menyampaikan bahwa dugaan sementara kecelakaan disebabkan kelalaian pengemudi yang kurang fokus saat berkendara.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, sopir diduga menggunakan telepon genggam saat mengemudi.
Akibatnya, kendaraan keluar dari jalur sebelah kiri, kehilangan kendali, lalu terguling ke sisi kanan jalan. Saat kejadian, bus melaju dari arah Gumawang menuju Buay Madang Timur.
Petugas dari Polsek Belitang I bersama Satlantas Polres OKU Timur telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, membantu evakuasi korban, serta mengevakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan.
Kabag Kesra Setda OKU Timur, Sigit Purnomo, menjelaskan bahwa bus tersebut merupakan kendaraan sewaan pribadi milik jemaah, bukan fasilitas resmi yang disediakan pemerintah daerah.
Rombongan itu awalnya dijadwalkan berangkat dari Desa Pelita Jaya menuju Balai Rakyat Kantor Bupati OKU Timur di Martapura untuk mengikuti acara pelepasan JCH Kloter 1 Embarkasi Palembang pada Senin malam.
Sebanyak 439 JCH asal OKU Timur tergabung dalam kloter tersebut. Pelepasan direncanakan berlangsung pukul 20.30 WIB oleh Bupati OKU Timur.
Pemerintah daerah sendiri telah menyiapkan armada resmi untuk pemberangkatan menuju Asrama Haji Sumatera Selatan di Palembang.
Pihak pemerintah masih belum memastikan apakah ada jemaah calon haji yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Sementara itu, JCH Kloter 1 dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Sumsel pada 21 April 2026 pukul 08.00 WIB. Setelah bermalam, mereka akan diberangkatkan ke Madinah pada 22 April 2026 pukul 07.10 WIB.
Koper besar milik para jemaah kloter ini sebelumnya telah lebih dulu tiba di Asrama Haji Sumsel.
Tahun ini, Embarkasi Palembang melayani 16 kloter dengan total sekitar 5.895 jemaah dari Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Di wilayah lain, sejak pagi hari, para JCH Kabupaten OKI mulai menyerahkan koper mereka ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat.
Jemaah yang tergabung dalam kloter tiga mandiri tersebut menyerahkan total 219 koper, termasuk milik petugas haji daerah.
Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten OKI, H Mutawalli, menyebutkan bahwa layanan penerimaan koper hanya dibuka satu hari.
Ia juga mengingatkan agar jemaah menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan, termasuk mengatur pola makan dan membatasi aktivitas di luar rumah.
Salah satu JCH asal OKI, Elin, mengaku antusias menjalani ibadah haji untuk pertama kalinya bersama kakek dan neneknya, serta berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
Sementara itu, sebanyak 176 JCH asal Kabupaten Banyuasin dijadwalkan dilepas pada 2 Mei mendatang di Masjid Al Amir.
Para jemaah akan diberangkatkan menuju Asrama Haji setelah pelaksanaan salat Zuhur.
Kabag Kesra Banyuasin, Sashadiman Ralibi, menyebutkan lima unit bus telah disiapkan untuk mengangkut jemaah. Selain itu, fasilitas penginapan juga disediakan bagi jemaah dari daerah terpencil.
Pihaknya juga mengimbau agar jemaah tidak membawa barang berlebihan, mengingat banyak di antara mereka berusia lanjut.
Setelah prosesi pelepasan, jemaah Banyuasin dijadwalkan berangkat ke Madinah dari Embarkasi Palembang pada 5 Mei sekitar pukul 18.20 WIB.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuasin, H Ganda Riawan, memastikan kesiapan administrasi, perlengkapan, dan kesehatan jemaah telah terpenuhi.
Jemaah Banyuasin akan tergabung dalam beberapa kloter, termasuk kloter 1, 2, dan 10, serta didukung oleh tiga petugas haji daerah. (lid)
Sumber : https://okes.disway.id/sumsel/read/663484/bus-pengangkut-jch-oku-timur-terguling
Tidak ada komentar