Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Stok Beras OKU Aman Hingga Idulfitri

 


Baturaja Radio.com - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Selatan dan Bangka Belitung memastikan stok beras di wilayahnya aman hingga pasca Idulfitri 2026. Jaminan itu disampaikan langsung jajaran Bulog untuk meredam kekhawatiran lonjakan kebutuhan saat Ramadan dan Lebaran.

Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani, menyebut total stok beras yang tersimpan di gudang mencapai 79.643 ton. Angka itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan 5 sampai 6 bulan ke depan.

Mersi menegaskan, seluruh stok tersebut merupakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Bulog menyiapkan cadangan itu untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.

Bulog mengalokasikan CBP untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Program ini menjadi instrumen utama pemerintah menekan gejolak harga beras, terutama saat permintaan meningkat.

Hingga 18 Februari 2026, Bulog mencatat realisasi penyaluran SPHP di wilayah Sumsel Babel telah menembus 31.000 ton. Penyaluran itu menyasar berbagai kabupaten dan kota yang membutuhkan intervensi harga.

Distribusi terbesar tercatat di Sumatera Selatan sebesar 9.752 ton. Disusul Lahat 6.265 ton dan Lubuk Linggau 4.730 ton.

Kabupaten Ogan Komering Ulu menerima 2.541 ton. Sementara Bangka mendapat 4.470 ton dan Belitung 3.309 ton.

Bulog juga menggencarkan distribusi komoditas MinyaKita. Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Di sisi lain, Bulog bersiap menyalurkan bantuan pangan kepada sekitar 505 ribu calon penerima. Total alokasi beras yang disiapkan mencapai 20 ribu ton.

Namun, Bulog masih menunggu penugasan resmi dari pemerintah pusat. Kepastian itu penting agar distribusi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Mersi berharap keputusan alokasi untuk Februari dan Maret segera turun. Ia ingin bantuan pangan bisa disalurkan sebelum Idulfitri agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Bulog belajar dari pengalaman 2025. Sepanjang tahun itu, penyaluran SPHP di Sumsel mencapai 23 ribu ton.

Bantuan pangan pada 2025 juga terealisasi 20 ribu ton dalam dua tahap. Penyaluran berlangsung pada Juni–Juli dan Oktober–November.

Dengan stok 79.643 ton di gudang, Bulog Sumsel Babel menegaskan kesiapan menghadapi lonjakan permintaan. Lembaga ini ingin memastikan beras tetap tersedia, harga tetap terkendali, dan masyarakat menjalani Ramadan hingga Idulfitri 2026 tanpa kekhawatiran pangan. ***

https://okusatu.id/stok-beras-oku-aman-hingga-idulfitri/


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.