Instruksi Gentengnisasi Presiden Prabowo Jadi Angin Segar bagi Pengusaha Genteng di Banyuasin
Kebijakan ini dinilai mampu membangkitkan kembali industri genteng lokal yang sempat lesu akibat gempuran produk atap seng dan baja ringan.
Pak Mandar, pemilik usaha Depot Rama Jaya yang berlokasi di Jalintim Palembang-Betung KM 14, Kecamatan Talang Kelapa, mengungkapkan bahwa penjualan genteng merosot tajam hingga 60 persen dalam beberapa tahun terakhir.
"Dulu penjualan bisa mencapai ratusan ribu keping setiap bulannya sampai pembeli harus mengantre. Sekarang, angka tertinggi paling hanya 70 ribu keping. Penurunannya sangat terasa," ujar Mandar saat ditemui di tempat usahanya, Selasa (3/2/2026).
Lanjutnya, selain memproduksi sendiri genteng-genteng yang dijualnya, Pak Mandar juga biasa mengambil langsung dari tempat produksi genteng baik yang ada di Banyuasin, Martapura hingga ke Lampung.
Harga satu keping genteng, dijual Rp 2.000 hingga Rp 4.000. Harga genteng tersebut, biasanya disesuaikan, dengan kualitas dan besar kecil ukuran genteng. Namun, meski harga yang ditawarkan terbilang cukup bersaing, namun peminat genteng saat ini sudah mulai jauh berkurang.
Pasokan ganteng dari tempat produksi juga, tidak sebanyak dahulu. Selain karena kurangnya pembeli, faktor cuaca juga menjadi hal pendukung. Produksi genteng akan mengalami penurunan, karena sulitnya pengeringan serta bahan baku yang diperoleh.
"Kalau dulu, perumahan hingga sekolah itu banyak yang pesan. Makanya, bisa sampai ratusan ribu keping. Sekarang, hanya untuk rumah pribadi. Perumahan atau sekolah sudah sangat jarang memesan," ungkapnya.
Dengan adanya intruksi Presiden Prabowo, untuk menggalakan gentengnisasi, pastinya menjadi angin segar bagi produkai genteng dan tempat penjualan genteng.
"Ya mudah-mudahan, apa yang nantinya diinstruksikan presiden itu berdampak baik. Perekonomian terutama penjualan genteng bisa bergeliat lagi," pungkasnya.
Sumber Artikel:: https://palembang.tribunnews.com/sumsel/1309092/instruksi-gentengnisasi-presiden-prabowo-jadi-angin-segar-bagi-pengusaha-genteng-di-banyuasin
Tidak ada komentar