Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Polres OKU Rilis Capaian Kinerja Akhir Tahun 2025, Kasus Pembunuhan Menonjol



Baturajaradio.com - Rilis akhir tahun 2025 menjadi bentuk pertanggungjawaban Polres Ogan Komering Ulu dalam menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten OKU.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, dalam agenda press release akhir tahun yang digelar secara terbuka.

Kapolres menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, jajaran Polres OKU telah menangani berbagai kasus tindak pidana dengan maksimal, meskipun dihadapkan pada keterbatasan jumlah personel.

Ia menegaskan komitmen kepolisian untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Rilis akhir tahun ini merupakan tanggung jawab kami dalam menegakkan hukum di wilayah Kabupaten OKU. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar AKBP Endro Aribowo.

Ia juga menyampaikan bahwa langkah evaluasi kinerja ini sejalan dengan kebijakan Kapolri yang turut merilis hasil pertanggungjawaban kinerja institusi kepolisian sepanjang tahun 2025.

Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten OKU yang dihuni lebih dari 379 ribu jiwa masih tergolong aman dan kondusif.

Namun demikian, Kapolres mengakui masih terdapat sejumlah tantangan serius, terutama dalam aspek penegakan hukum.

Dari sisi sumber daya manusia, Polres OKU saat ini memiliki 676 personel aktif yang tersebar di tingkat Polres dan Polsek jajaran.

Jumlah tersebut mengalami pengurangan signifikan dari sebelumnya 1.045 personel, atau berkurang sebanyak 369 personel, dengan rasio kekuatan mencapai 64,3 persen.

Sorotan tajam juga diarahkan pada optimalisasi fungsi penegakan hukum, khususnya di satuan reserse kriminal.

Ke depan, Polres OKU akan membentuk satuan wilayah baru yang dilengkapi Satuan PPA dan PPO, yang nantinya dipimpin oleh Kasat Reskrim PPA dan PPO.

Dari data kriminalitas, jumlah tindak pidana pada tahun 2025 tercatat sebanyak 416 kasus, menurun 21 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 437 kasus.

Sementara tingkat penyelesaian perkara juga mengalami penurunan tipis, dari 299 kasus pada 2024 menjadi 293 kasus pada 2025.

Meski demikian, persentase penyelesaian perkara justru mengalami peningkatan dari 68,42 persen pada tahun 2024 menjadi 70,43 persen di tahun 2025, atau naik sebesar 2,01 persen.

Kasus pencurian dengan pemberatan masih menjadi tindak pidana yang paling menonjol sepanjang tahun 2025 dengan jumlah 120 kasus, meskipun turun dari 166 kasus pada tahun sebelumnya.

Adapun rincian kasus menonjol lainnya meliputi pembunuhan sebanyak 6 kasus atau naik 100 persen, pencurian dengan kekerasan (curas) 11 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 9 kasus, penganiayaan berat 5 kasus, dan pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 122 kasus, dengan total keseluruhan 153 kasus.

Lokasi rawan tindak kriminal masih didominasi jalan umum, terutama pada malam hari. Menyikapi hal tersebut, Kapolres menegaskan bahwa jajarannya akan terus berupaya menyelesaikan kasus-kasus yang belum tertangani secara maksimal.

“Polres OKU akan berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan kasus yang belum terselesaikan,” tegasnya.

Di bidang pemberantasan narkotika, Polres OKU mencatat adanya peningkatan kasus. Pada tahun 2024 tercatat 98 kasus narkoba, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 105 kasus atau naik sebesar 6,66 persen. Rinciannya, pelaku terdiri dari 51 bandar, 37 pengedar, dan 17 kurir.

Dari total pelaku narkoba tersebut, sebanyak 99 orang berjenis kelamin laki-laki dan 6 orang perempuan. Kapolres menegaskan bahwa penindakan tersebut bukanlah suatu kebanggaan, namun langkah tegas yang harus diambil demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

“Ini bukan kebanggaan bagi kami menangkap banyak orang. Tapi ini terpaksa dilakukan untuk memberantas peredaran narkoba yang merusak generasi,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, korban meninggal dunia tercatat 31 orang, luka berat 21 orang, dan luka ringan 97 orang. Sedangkan pada tahun 2025, korban meninggal dunia meningkat menjadi 41 orang, luka berat 18 orang, dan luka ringan 1 orang.

Polres OKU berkomitmen untuk menjadikan hasil evaluasi akhir tahun ini sebagai dasar perbaikan dan penguatan kinerja kepolisian di tahun-tahun mendatang.

Sumber : https://okes.disway.id/oku/read/660571/polres-oku-rilis-capaian-kinerja-akhir-tahun-2025-kasus-pembunuhan-menonjol

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.