Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Menjamurnya Anak – Anak Punk di Kota Baturaja Dinilai Meresahkan, Masyarakat Minta Sat Pol PP OKU Dan Dinas Terkait Untuk Segera Bertindak


Baturajaradio.com
-  Masyarakat Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan terutama bagi mereka para pengunjung Indomaret yang berlokasi di jalan Muhammad Hatta Lintas Tengah Sumatera Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur, kembali dibuat resah dan gerah. Keresahan tersebut, menyusul kembali munculnya dan menjamur sejumlah anak punk yang semakin hari semakin bertambah jumlahnya.

Menjamurnya keberadaan anak – anak punk dinilai oleh masyarakat selaku pengunjung Indomaret telah membuat keresahan dan tidak nyaman pada saat mereka berbelanja terutama di malam hari. Mereka bukan hanya berpakaian lusuh dan bau, namun penampilan mereka yang acak – acakan membuat masyarakat pengunjung saat berbelanja menjadi tidak nyaman dan santai.

Atas kondisi dan situasi yang terkesan tidak membuat nyaman masyarakat tersebut, langsung menuai komentar dari Rimbun Ketua GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) Kabupaten OKU yang juga selaku pemerhati lingkungan sosial masyarakat.

“Bertambah menjamurnya anak – anak Punk dan bahkan anak – anak kecil dibawah umur yang dijadikan pengemis di malam hari, jujur saya selaku warga masyarakat Kota Baturaja Kabupaten OKU merasa sangat miris sekali melihat kondisi seperti ini,”ujar Rimbun saat dibincangi pada Senin malam Selasa, (04/12/2023) di depan halaman Indomaret setelah selesai berbelanja sekira pukul.21.15.WIB.

“Kondisi lingkungan sosial seperti ini tidak bisa dibiarkan saja dan cari solusinya untuk dapat diatasi. Sat Pol PP OKU dan Dinas terkait lainnya, seharusnya segera mengambil tindakan karena ini sudah sangat membuat resah dan tidak lagi membuat nyaman masyarakat saat akan berbelanja. Malu kita dengan masyarakat diluar kabupaten OKU kalau dilihat kondisi lingkungan sosial Kota Baturaja yang kita cintai bersama seperti ini,”ungkap Rimbun.

Lanjut Rimbun, kita harapkan hendaknya kepada Sat Pol PP OKU dan Dinas terkait segera bertindak. Segera ditertibkan dan jangan terkesan dibiarkan.

“Yang kita khawatirkan selain merusak kondisi lingkungan sosial kota Baturaja, keberadaan mereka juga kita khawatirkan dampak negatifnya akan dapat mempengaruhi anak – anak muda di Kabupaten OKU lainnya, jadi mereka perlu ditertibkan dan dibina agar tidak liar dijalanan, coba cek sendiri keberadaan mereka dari simpang empat lampu merah air paoh hingga Indomaret sebelah Royal Karaoke ini. Mereka anak – anak Punk bukan hanya anak laki – laki tapi ada juga yang perempuan,”jelas Rimbun.

“Mereka selain berkerumun, terkadang meminta uang parkir baik motor dan mobil serta ngamen dalam kondisi mabuk. Uang yang mereka peroleh setiap mangkal di Indomaret disini, untuk membeli minuman keras. Padahal di Indomaret untuk para pengunjung dibebaskan biaya parkir. Mereka juga menurut keterangan pegawai Indomaret, hampir setiap malam berkumpul dan berkerumun didepan halaman Indomaret, bahkan terkadang mereka anak – anak Punk sengaja berdiri didepan pintu masuk Indomaret, jelas ini sudah menggangu kenyamanan masyarakat saat akan berbelanja,”ucap Rimbun.

“Seharusnya dari Sat Pol PP OKU dan Dinas terkait jangan terus dibiarkan kondisi ini hingga berlarut – larut. Demi untuk menjaga Kota Baturaja yang nyaman dan tenang, cepatlah mengambil tindakan dan carilah solusinya. Padahal dulu sempat viral mereka dibubarkan dan tempat mereka tinggal yang tidak jauh dari Indomaret ini sudah di obrak – abrik dan dibongkar semua, tapi kenyataannya sekarang keberadaan mereka malah semakin bertambah jumlahnya. Entah dari mana mereka datangnya,”pungkas Rimbun.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.